46,7 Kg Narkoba Digagalkan, DPRD Kalteng Sebut Jalur Tikus Jadi Titik Rawan

IST/BERITA SAMPIT - Kapolda (Kalteng), Irjen Pol Iwan Kurniawan, didampingi Kapolres AKBP Joko Handono, beserta unsur Forkopimda Kabupaten saat menggelar press release pengungkapan peredaran narkoba di Mapolres .

– Ketua Komisi III DPRD (Kalteng), Sugiyarto, mengapresiasi keberhasilan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres yang menggagalkan penyelundupan 46,7 kilogram narkotika lintas Kalimantan. Ia menilai pengungkapan itu membuktikan keseriusan aparat dalam menutup ruang gerak peredaran narkoba di wilayah perbatasan.

“Jumlahnya cukup besar, hampir 50 kilogram. Ini sangat berbahaya bagi masyarakat kita di Kalteng. Apalagi, peredaran narkoba dari Kalbar menuju (Kalsel) kerap melalui jalur darat di wilayah kita. Tidak menutup kemungkinan barang ini berasal dari luar negeri,” kata Sugiyarto, Senin, 22 September.

Mantan Wakil Bupati itu menyoroti jalur darat yang kini rawan dimanfaatkan penyelundup, terutama setelah jalur udara diperketat. “Jalur tikus dari Malaysia menuju Kalbar cukup banyak, dan itu sangat berbahaya jika tidak diawasi dengan baik. Karena itu, kami mengapresiasi langkah kepolisian dan berharap pengawasan ini ditingkatkan setiap saat, agar peredaran narkotika di Kalteng dan Kalsel dapat lebih terkendali,” ujarnya.

Politikus Partai Gerindra tersebut menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menghadapi ancaman narkoba, terutama di kawasan perbatasan.

“Perlu sinkronisasi pemerintah daerah dengan aparat kepolisian serta BNNP, supaya peredaran narkotika di wilayah kita bisa terkendali dengan baik. Dampaknya sangat luar biasa terhadap masyarakat, apalagi anak muda yang mudah terpengaruh,” kata dia.

Sugiyarto juga mengingatkan generasi muda untuk menjauhi narkoba dan tidak mudah tergoda bujuk rayu pengedar.

“Mari kita isi waktu dengan hal-hal positif. Jangan terjebak bujuk rayu orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Narkoba hanya akan merusak moral dan masa depan,” ucapnya.

Ia menegaskan upaya penegakan harus menyasar ke akar persoalan. “Kurir dan pengedar memang harus diproses, tapi yang lebih penting adalah melacak sumber barang haram ini. Bandarnya harus bisa diungkap, agar peredaran narkoba di Kalteng benar-benar bisa ditekan,” kata Sugiyarto.

(Syauqi)

baca juga ...  Dukung Transformasi Pendidikan Tinggi, Gubernur Kalteng Sambut Asesmen BAN-PT di IAIN Palangka Raya
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!