SAMPIT – Detik-detik menegangkan terjadi di Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Senin 20 Oktober 2025. Seorang pelajar nyaris kehilangan nyawa setelah tertabrak truk pengangkut Crude Palm Oil (CPO) di Jalan Poros Parenggean Km 20, tepat di depan Gardu Induk PLN Parenggean.
Insiden yang berlangsung pada siang hari itu sontak menghebohkan warga sekitar dan para pengguna jalan yang melintas. Banyak yang tak menyangka pelajar tersebut bisa selamat dari maut setelah sempat terpental akibat benturan.
Kapolsek Parenggean, AKP Danny Arrizal Saputra, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, kasus kecelakaan lalu lintas itu kini ditangani oleh Satlantas Polres Kotim.
“Benar, di unit laka semuanya,” ucap Kapolsek Parenggean saat dikonfirmasi.
Dari data yang berhasil dihimpun Berita Sampit diketahui truk CPO tersebut melintas dari arah parenggean menuju arah Telaga Antang. Korban sempat mendapat pertolongan pertama sebelum dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.
“Truk dari arah parenggean ke telaga antang kemudian ada anak sekolah yang melintas dan kejadian akhirnya,” ujar Budi, masyarakat sekitar tempat kejadian.
Budi berharap kejadian ini menjadi perhatian serius agar pihak terkait dapat meningkatkan pengawasan dan rambu peringatan di titik rawan.
“Mudahan bisa ditingkatkan lagi pengawasan dan rambu peringatan di jalur pemukiman dan pendidikan,” pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan identitas korban masih belum diketahui dan belum ada keterangan resmi dari pihak berwajib.
(Utomo)












