SAMPIT – Seorang pelajar berusia 17 tahun, Davi Adhitya Fahliga, merasakan betul pentingnya memiliki perlindungan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) setelah mengalami insiden tak terduga. Sebuah keteledoran kecil berujung pada luka terbuka cukup serius di kakinya, yang mengharuskan Davi mendapat penanganan cepat di fasilitas kesehatan.
Insiden yang terjadi saat Davi beraktivitas ini membuatnya kehilangan keseimbangan dan terjatuh. Melihat darah mengalir cukup banyak, Davi yang sempat panik langsung bergegas ke Puskesmas Baamang II untuk mendapatkan pertolongan pertama. Setibanya di sana, petugas kesehatan segera memeriksa kondisi luka dan memutuskan untuk melakukan tindakan penjahitan.
Berkat statusnya sebagai peserta aktif BPJS Kesehatan, seluruh rangkaian pengobatan, mulai dari pemeriksaan hingga tindakan penjahitan, ditanggung penuh oleh program JKN tanpa membebani biaya keluarga. Hal ini memberikan ketenangan yang sangat berarti bagi Davi dan orang tuanya di tengah situasi darurat.
“Saya tidak pernah menyangka bisa mengalami kejadian seperti ini di usia 17 tahun. Rasanya kaget dan takut, tapi syukurnya semuanya bisa ditangani dengan cepat di Puskesmas. BPJS Kesehatan sangat membantu sekali, apalagi saat hal-hal tidak diinginkan seperti ini terjadi,” ujar Davi.
Selain manfaat biaya, Davi juga mengapresiasi pelayanan yang ia terima di Puskesmas Baamang II. Menurutnya, respons petugas kesehatan sangat cepat, ramah, dan profesional, tanpa adanya kerumitan administrasi.
“Petugas cepat sekali merespons kondisi saya. Saya tidak menunggu lama, langsung diperiksa dan diberikan tindakan. Itu membuat saya merasa aman,” tambahnya.
Pengalaman ini mengubah pandangan Davi. Ia mengaku sebelum kejadian, ia jarang memikirkan risiko cedera karena merasa masih muda dan sehat. Namun, setelah merasakan langsung perlindungan JKN, Davi menyadari pentingnya memiliki jaminan kesehatan sejak dini.
“Kadang kita merasa masih muda dan sehat, jadi tidak terlalu memikirkan hal-hal seperti ini. Tapi setelah mengalami sendiri, saya benar-benar sadar kalau BPJS Kesehatan sangat berguna. Jangan menunggu sampai terjadi sesuatu baru kita menyadari pentingnya jaminan kesehatan,” pesannya.
Kisah Davi menjadi contoh nyata bagaimana program JKN yang dikelola BPJS Kesehatan memberikan perlindungan dan rasa aman. Jaminan ini memastikan masyarakat, termasuk para pelajar, dapat memperoleh layanan kesehatan yang cepat, berkualitas, dan terjangkau, terutama saat menghadapi kondisi darurat yang tak bisa diprediksi.(im/adv)












