PANGKALAN BUN – Ditpolairud Polda Kalteng terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kondusifitas wilayah perairan.
Melalui personel Mako Perwakilan Das Arut, korps baret biru ini melaksanakan aksi sambang dialogis kepada warga yang bermukim di bantaran sungai Desa Tanjung Putri, Kabupaten Kotawaringin Barat, Jumat 23 Januari 2026.
Kegiatan ini merupakan langkah preventif kepolisian untuk memastikan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Sitkamtibmas) tetap terkendali sekaligus membentengi warga dari potensi pelanggaran hukum.
Mewakili Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., Dirpolairud Kombes Pol. Dony Eka Putra, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa kehadiran personel di lapangan adalah bagian dari strategi besar untuk mengondusifkan wilayah perairan Kalimantan Tengah.
“Melalui jajaran di Mako Perwakilan, kami rutin memberikan edukasi agar masyarakat selalu waspada. Tujuannya jelas, yakni menghindari tindak kriminalitas dan memberikan pemahaman hukum agar warga tidak terjerumus dalam aktivitas ilegal,” tegas Kombes Pol. Dony Eka Putra.
Selain fokus pada pencegahan kriminalitas, personel Ditpolairud juga menyisipkan pesan kebangsaan. Kegiatan sambang ini diharapkan menjadi instrumen efektif untuk menekan penyebaran paham-paham yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.
Beberapa poin utama yang ditekankan dalam sambang di Desa Tanjung Putri meliputi:
1. Mengajak warga peka terhadap kehadiran orang asing atau aktivitas mencurigakan.
2. Mengimbau warga agar menjauhi praktik yang melanggar aturan negara.
3. Menjaga keharmonisan antarwarga agar tidak mudah terprovokasi paham radikal.
Ditpolairud Polda Kalteng memastikan bahwa kegiatan serupa akan terus digencarkan secara konsisten di seluruh wilayah hukum perairan Polda Kalteng.
Dengan adanya interaksi langsung seperti ini, diharapkan rasa aman benar-benar menyentuh masyarakat hingga ke pelosok bantaran sungai, menciptakan lingkungan yang tertib, damai, dan kondusif.(im/bs)












