Lapor Pak Gub Jadi Kanal Pengawasan, Masyarakat Kalteng Diminta Aktif

SYA'BAN/BERITASAMPIT - Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik , Rangga Lesmana, saat diwawancarai awak media di Kantor Gubernur Kalteng, , Senin, 4 Mei 2026.

(Kalteng) menghadirkan kanal aduan “Lapor Pak Gub” sebagai upaya memudahkan masyarakat menyampaikan laporan sekaligus ikut mengawal jalannya pembangunan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Kalteng, Rangga Lesmana, mengatakan kanal tersebut dirancang agar aspirasi masyarakat dapat tersampaikan secara lebih terarah.

“Bapak Gubernur menginginkan dalam setiap proses pembangunan ini betul-betul dikawal oleh masyarakat,” ujarnya saat ditemui di Kantor Gubernur Kalteng, , Senin, 4 Mei 2026.

Ia menjelaskan, selama ini banyak laporan masyarakat tersebar di berbagai platform, namun tidak semuanya tersampaikan kepada pihak yang tepat.

“Kemudian kita memudahkan, menjembatani laporan-laporan karena selama ini ketika laporan di media sosial atau dalam bentuk lainnya arahannya tidak tertuju dengan tepat,” katanya.

Melalui platform tersebut, laporan masyarakat akan terintegrasi dan langsung terkoneksi dengan gubernur melalui sistem yang telah disiapkan.

“Oleh karena itu melalui platform yang kami siapkan di ‘Lapor Pak Gub', nanti akan mengakomodir aduan-aduan yang mungkin selama ini masyarakat mengadunya di media sosial, sekarang kita satukan dan terkoneksi dengan nomor HP Bapak Gubernur,” ujarnya.

Menurutnya, sistem akan memilah laporan yang masuk untuk diteruskan ke perangkat daerah terkait, namun tetap dapat dipantau langsung oleh gubernur.

“Secara sistem, laporan akan dipilah sesuai dinas terkait, tetapi secara umum laporan yang diterima masuk ke nomor Bapak Gubernur, sehingga beliau dapat memantau secara langsung,” jelasnya.

Ia menambahkan, masyarakat dapat melaporkan berbagai persoalan melalui satu kanal tersebut, mulai dari infrastruktur, rumah tidak layak huni, pendidikan, , hingga dugaan pungutan liar.

“Infrastruktur, rumah tidak layak huni, Kartu Huma Betang, pendidikan, , semua dalam satu platform, termasuk pungli,” tegasnya.

(Sya'ban)

baca juga ...  Kalteng Masuk Tiga Besar TPID Terbaik Regional Kalimantan
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!