PALANGKA RAYA – RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya tidak hanya melaksanakan operasi katarak pada momen tertentu, tetapi juga secara rutin memberikan layanan operasi katarak bagi masyarakat yang membutuhkan sesuai prosedur dan rujukan yang berlaku.
Pelaksana Harian (Plh) Direktur RSUD dr. Doris Sylvanus, dr. Mikko Uriamapas Ludjen, saat kegiatan operasi katarak gratis yang digelar dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-68 Provinsi Kalimantan Tengah.
Menurut Mikko, operasi katarak gratis merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak.
“Operasi katarak sebenarnya tidak hanya dilakukan saat kegiatan seperti ini. Di RSUD Doris Sylvanus, layanan operasi katarak juga dilaksanakan setiap hari sesuai dengan rujukan dan persyaratan medis yang berlaku,” ucapnya, Rabu 3 Juni 2026.
Katarak hingga saat ini masih menjadi penyebab utama kebutaan, khususnya pada kelompok usia lanjut. Karena itu, penanganan penyakit tersebut menjadi salah satu perhatian penting dalam pelayanan kesehatan mata di Kalimantan Tengah.
“Pasien yang mengikuti operasi katarak, berasal dari berbagai daerah di Kalimantan Tengah, seperti Sukamara, Kapuas, Lamandau, dan sejumlah kabupaten lainnya,” tambahnya.
Selain itu juga sebelum menjalani operasi, setiap pasien wajib melalui proses pemeriksaan atau skrining untuk memastikan kondisi kesehatannya memenuhi syarat tindakan medis.
“Operasi katarak tidak bisa dilakukan begitu saja. Pasien harus menjalani pemeriksaan terlebih dahulu dan dipastikan dalam kondisi yang memungkinkan untuk dilakukan operasi,”lanjutnya.
Pada hari-hari biasa pasien katarak dapat memperoleh layanan operasi melalui sistem rujukan berjenjang, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit daerah.
“Bagi kabupaten yang belum memiliki dokter spesialis mata, pasien biasanya dirujuk ke rumah sakit yang memiliki fasilitas dan tenaga medis yang memadai, seperti RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya maupun rumah sakit rujukan lainnya di Kalimantan Tengah,” ungkapnya. (yud)












