PALANGKA RAYA – Kasatresnarkoba Polres Katingan, AKP Affan Effendi, berhasil selamat dari upaya pembunuhan tragis saat melakukan penggerebekan narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, pada 2 Juli 2026.
Nyawa sang Kasat selamat setelah dirinya bersembunyi di sebuah lubang di dekat pinggir sungai hingga keesokan paginya.
Kapolda Kalteng, Irjen Pol. Iwan Kurniawan, membeberkan kronologi menegangkan saat para personel kepolisian berjuang menyelamatkan diri dari kepungan para pelaku narkoba.
“Jadi ketika mereka menyelamatkan diri, yang delapan anggota itu terjun ke sungai, yang kasatnya pada waktu itu jatuh terperosok masuk ke dalam lubang dekat pinggir sungai,” ujar Iwan saat konferensi pers di Mapolda Kalteng, Kamis, 23 Juli 2026.
AKP Affan Effendi terpaksa bertahan di dalam lubang gelap tersebut sepanjang malam demi menghindari kejaran pelaku.
“Dia bertahan terus sampai pagi setelah anggota datang, disitu baru dia diselamatkan bisa keluar dari tempat persembunyian itu,” tambahnya.
Sementara Kasat Narkoba bersembunyi di lubang, delapan anggota lainnya terus berenang menyusuri sungai hingga sejauh 500 meter untuk mencari perlindungan di sebuah pulau kecil. Namun, situasi di lokasi tetap mencekam karena para pelaku terus memburu mereka.
“Pelaku-pelaku terus melakukan pengejaran dan juga melakukan penembakan dengan senpan dum-dum, di situ ada anggota kita yang tertembak,” jelas iwan.
Karena makin terdesak oleh serangan brutal dari darat dan sungai, delapan personel tersebut kembali menceburkan diri ke air untuk menyelamatkan nyawa. Sayangnya, tiga personel yakni Ipda Anumerta Sumariyanto, Aipda Anumerta Yudhie Perdana Putra, dan Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana tewas dibunuh para pelaku.
(Syauqi)












