NANGA BULIK – Pantauan bencana alam banjir di wilayah Polsek Bulik, daerah yang terdampak banjir di 4 kecamatan debit air luapan dari sungai Lamandau terus mengalami kenaikan mencapai 80 cm lebih.
Hal itu diungkap Kapolsek Bulik Ipda Hadi Prayitno, Rabu 15 Juli 2020 sore tadi saat meninjau lokasi kondisi warga yang terendam banjir sekaligus melakukan evakuasi.
“Sampai malam ini kita terus melakukan evakuasi, bersama TNI dan BPBD Lamandau untuk evakuasi warga yang terdampak banjir,” katanya.
Pad malam ini khusus di Kecamatan Bulik dan Desa Bunut, kerjasama Polsek Bulik dan Tim BPBD Lamandau sudah mengevakuasi lebih dari 10 kepala keluarga.
“Saat ini kita sedang mengevakuasi warga, dengan kenaikan debit air, jalan Desa Bunut terendam air, dan saat ini tidak bisa dilewati kendaraan, kita masih mencari cara untuk mengevakuasi warga,” tuturnya.
Dikabarkan, khususnya Kelurahan Bulik ada kenaikan debit air sungai Lamandau, sehingga menyebabkan genangan air di beberapa jalan diantaranya jalan Kubau, jalan menuju Desa Bunut, jalan Batu Batanggui, pasar Nanga Bulik. Rumah yang terendam banjir ada 447 KK yang tersebar di RT.01, 02, 04, 05, 07, 08, dan RT 12. (Andre/beritasampit.co.id).











