PANGKALAN BUN – Sekretaris Daerah (Sekda) Kotawaringin Barat (Kobar) Rody Iskandar, memberikan ultimatum kepada seluruh Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD), agar dalam waktu 6 bulan kedepan PAD harus ada pemasukan, bila perlu mencapai target. Hal ini dalam rangka peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kobar yang saat ini adanya penurunnan.
Rody Iskandar meyakini, ada waktu 6 bulan untuk mencapai target, seperti dari retribusi MBLB (Mineral Bukan Logam Dan Batuan) dan Retribusi parkir dan Retribusi rumah makan /restoran. Sebab belajar dari tahun sebelumnya retribusi MBLB mencapai realisasi.
“Di tahun 2023 retribusi MBLB di targetkan sebesar Rp 6 miliar dan realisasi mencapai Rp 18 miliar, kemudian ditahun ini target retribusi MBLB mencapai Rp 80 miliar, realisasi hingga 19 Mei 2024 baru Rp 2 miliar lebih, pada hal potensi itu sangat besar, ini tugas dari dinas terkait untuk melakukan pendekatan dan berani berinovasi agar PAD tercapai target, ” ujar Rody Iskandar.
Sekda juga menegaskan , banyaknya peluang objek PAD yang belum di tangani dengan baik, seperti pengolahan sampah, Dinas terkait bisa lebih gencar lagi meningkatkan retribusi angkutan sampah. Samahalnya dengan parkir, karena luas titik parkir sangat banyak, tidak rasanya tidak mungkin tidak ada masyarakat yang memarkirkan kendaraannya di lokasi tersebut.
“Untuk retribusi parkir memang kita akui tidak pernah mencapai target karena alasan target yang diberikan terlalu tinggi, dan ada juga alasannya titik lokasi parkir ada yang tidak di minati, padahal kami lihat ada saja masyarakat yang parkir di lokasi tersebut, ini akan kami evaluasi kembali, agar semua OPD ada Geliat semangat menggali potensi retribusi, ” pungkas Rody Iskandar.
(man)
IST/BERITA SAMPIT – Sekda Kobar Rody Iskandar.











