Petugas Sisir Lahan Kebun Cari Terduga Pelaku, Warga Diminta Tidak Terprovokasi

JIMMY/BERITASAMPIT - Warga dan petugas saat melakukan pencarian di lahan kelapa sawit.

SAMPIT – Petugas kepolisian bersama pemerintah Desa Tumbang Sepayang, Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotawaringin Timur, melakukan penyisiran di kawasan perkebunan kelapa sawit untuk mencari seorang pria yang diduga tidak sengaja dalam insiden penembakan hingga menyebabkan seorang pelajar meninggal dunia, Sabtu 19 September 2026.

Penyisiran dilakukan di sekitar kawasan lahan sawit, khususnya **Blok **R 30 yang diduga menjadi lokasi pelarian terduga pelaku berinisial.

Kepala Desa Tumbang Sepayang, Akwila, mengatakan petugas bersama pemerintah desa dan pihak terkait masih melakukan pencarian terhadap terduga pelaku.

“Untuk saat ini kami bersama pihak pemerintah desa dan petugas kepolisian lainnya sedang melakukan penyisiran dan pencarian terhadap terduga pelaku,” kata Kepala Desa.

Menurutnya, terduga pelaku itu diduga tidak sengaja melepaskan tembakan saat mencoba senjata jenis PCP hingga mengenai seorang anak. Sehingga ia tidak bisa memastikan apakah foto dan informasi yang beredar di grup Whatsapp itu belum tentu benar karena belum dipastikan.

“Diduga tidak sengaja menembak sehingga menewaskan seorang anak. Saat ini kami masih melakukan pencarian terhadap pelaku di lahan sawit Blok 30 R, untuk memastikan kronologisnya,” ujarnya.

Ia juga meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar di media sosial maupun di tengah masyarakat, terutama terkait foto dan identitas orang yang disebut sebagai pelaku.

“Foto dan informasi yang beredar terkait orang yang disebut sebagai pelaku itu belum tentu benar. Jadi kami memastikan dan meminta kepada warga agar jangan sampai terprovokasi oleh informasi yang belum pasti kebenarannya,” tegasnya.

Ia meminta masyarakat tetap tenang dan menyerahkan proses pencarian serta penyelidikan kepada aparat yang berwenang.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang, jangan terprovokasi. Tunggu informasi resmi dari pihak yang berwenang,” katanya.

Hingga Sabtu malam, petugas masih melakukan penyisiran di sejumlah titik kawasan perkebunan untuk mencari keberadaan terduga pelaku. Polisi juga masih mendalami kronologi lengkap kejadian yang menyebabkan seorang pelajar meninggal dunia.

(Jimmy)

baca juga ...  Dukung Porprov, Dinkes Kotim Siapkan Seratus Tenaga Kesehatan
Bagikan:
Berita Populer