Mayat Ditemukan di Pantai Sungai Perlu, Diduga Korban KM Virgo

IST/BERITASAMPIT - Mayat ditemukan di Pantai Sungai Perlu, diduga korban KM Virgo.

KUALA PEMBUANG – Warga dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat di kawasan Pantai Desa Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Minggu, 20 September 2026 malam.

Penemuan tersebut langsung mendapat perhatian aparat. Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi membenarkan informasi tersebut dan mengatakan personel kepolisian telah bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan.

“Tim sudah meluncur,” ujar AKBP Beddy saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.

Kasat Polairud Polres Seruyan AKP Djoko Poernomo juga membenarkan adanya penemuan mayat di Pantai Sungai Perlu. Namun, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan untuk memastikan identitas korban maupun penyebab kematiannya.

Ia juga belum dapat memastikan apakah jasad yang ditemukan tersebut berkaitan dengan korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa.

“Memang ada penemuan mayat. Malam ini tim dari Basarnas, Angkatan Laut, Polairud dan Kapolsek Seruyan Hilir sudah menuju lokasi,” jelasnya.

Informasi sementara menyebutkan, jasad tersebut ditemukan warga dalam kondisi terdampar di kawasan pantai. Dari foto yang beredar, tampak sosok tersebut mengenakan pelampung. Dimana kondisi korban sudah membengkak. Kendati demikian, kondisi tersebut belum dapat menjadi dasar untuk memastikan bahwa jasad tersebut merupakan salah satu korban KM Virgo Transport 8.

Jenis kelamin korban juga belum diketahui. Warga yang pertama kali melihat jasad tersebut disebut tidak berani mendekat sebelum petugas tiba di lokasi. Selanjutnya, proses pemeriksaan dan evakuasi dilakukan oleh tim gabungan yang datang ke tempat kejadian.

Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan masih berada di lokasi untuk melakukan penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut. Identitas korban serta hubungan dengan insiden tenggelamnya KM Virgo Transport 8 masih menunggu hasil identifikasi dan pemeriksaan petugas.

Sebagai informasi, KM Virgo Transport 8 dilaporkan tenggelam di perairan Laut Jawa, sekitar Kepulauan Masalembu, pada Minggu dini hari, 13 September 2026. Kapal yang membawa penumpang dan logistik dari Surabaya menuju Banjarmasin tersebut dilaporkan menghadapi cuaca buruk sebelum akhirnya mengalami pergeseran titik keseimbangan (center of gravity), terbalik, dan tenggelam.

(ASY)

baca juga ...  Polres Seruyan Bagikan Masker pada Masyarakat di Pasar Saik
Bagikan:
Berita Populer