Gerindra Kotim Panaskan Mesin Politik, Siapkan Kader Menuju Pilkada 2029

NARDI/BERITASAMPIT - Kegiatan pendidikan politik dan konsolidasi Partai Gerindra Kotim.

SAMPIT – Partai Gerindra Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai memanaskan mesin politik sejak dini untuk menghadapi agenda politik mendatang, termasuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2029.

Langkah tersebut dilakukan melalui kegiatan pendidikan politik yang digelar di Sampit, Sabtu 31 Oktober 2026. Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Kotim Irawati, Ketua DPD Partai Gerindra Kalimantan Tengah (Kalteng) Iwan Kurniawan yang juga anggota DPR RI.

Hadir pula Ketua DPC Gerindra Kotim Juliansyah yang juga Wakil Ketua I DPRD Kotim, anggota Fraksi Gerindra DPRD Kotim Akhyannoor, Langkap, Rambat, Andi Lala dan Cindy Maulidtika Yunifa. Turut hadir anggota DPRD Kalteng Wengga Febri Dwi Tananda dan Sutik.

Sekitar 400 kader dan simpatisan Gerindra dari 17 kecamatan turut mengikuti kegiatan tersebut.

Persiapan Pilkada 2029 Dimulai Sejak Dini

Ketua DPD Gerindra Kalteng Iwan Kurniawan mengatakan, meskipun tahapan menuju Pilkada 2029 masih cukup panjang, konsolidasi dan pendidikan politik perlu dilakukan sejak dini agar kader memiliki kesiapan menghadapi dinamika politik ke depan.

Menurutnya, situasi politik diperkirakan mulai menghangat memasuki 2027 dan semakin meningkat menjelang 2028, sebelum mencapai puncaknya pada 2029.

“Kalau 2026 ini masih sedikit santai. Namun, memasuki 2027 kita sudah masuk tahun politik. Biasanya mulai menghangat. Menjelang 2028 akan lebih panas lagi, dan 2029 merupakan hari pelaksanaannya,” ujarnya.

Iwan juga menyinggung kemungkinan perubahan pola penyelenggaraan pemilu menyusul putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengarah pada pemisahan pemilu nasional dan pemilu daerah.

Dalam skema tersebut, pemilu nasional mencakup pemilihan presiden dan wakil presiden, anggota DPR RI serta DPD RI. Sementara pemilu daerah mencakup pemilihan kepala daerah dan anggota DPRD provinsi maupun kabupaten/kota.

Namun, menurutnya, sejumlah konsekuensi dari perubahan tersebut masih perlu dibahas lebih lanjut di tingkat pusat, termasuk menyangkut masa jabatan anggota DPRD. Hingga saat ini, belum ada keputusan final mengenai penerapannya.

baca juga ...  Viral! Aksi Pencurian Dua Kaleng Margarin Premium Terekam CCTV, Pelaku Sembunyikan di dalam Rok

Selain persiapan politik, Iwan meminta seluruh kader Gerindra ikut mengawal kebijakan dan program pemerintah agar benar-benar terlaksana dengan baik serta memberikan manfaat kepada masyarakat.

Ia mencontohkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang memiliki tujuan baik untuk memastikan anak-anak mendapatkan asupan makanan bergizi. Namun, pelaksanaannya di lapangan harus terus diawasi agar tidak disalahgunakan oleh oknum tertentu, begitu juga Koperasi Desa Merah Putih.

“Jangan sampai niat Presiden memberikan makan kepada anak-anak kita justru dimanfaatkan oleh oknum. Kader Gerindra harus ikut membantu pemerintah daerah mengawal program ini, mulai dari kualitas gizi sampai pelaksanaannya,” tegasnya.

Menurut Iwan, persoalan teknis di lapangan tidak seharusnya membuat tujuan besar sebuah program pemerintah menjadi terabaikan. Karena itu, kader partai, termasuk anggota DPRD, diminta menjalankan fungsi pengawasan secara optimal.

Ia juga menyinggung situasi ekonomi global yang masih diwarnai berbagai gejolak, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah yang turut memberikan dampak terhadap perekonomian dunia.

Di sisi lain, berbagai kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam pemberantasan korupsi, penertiban perkebunan kelapa sawit yang bermasalah, hingga penertiban pertambangan juga membutuhkan dukungan dan pengawasan bersama.

Iwan menegaskan, anggota DPRD dari Gerindra harus memastikan program pemerintah dapat berjalan sesuai tujuan dan menyentuh kebutuhan masyarakat.

Konsolidasi Dilakukan untuk Memperkuat Partai

Sementara itu, Ketua DPC Gerindra Kotim Juliansyah mengatakan, kegiatan pendidikan politik dan konsolidasi internal dilakukan agar partai semakin solid.

Selain itu juga Gerindra mengundang seluruh partai lainnya untuk mempererat persatuan dan bersama-sama membangun daerah.

“Kami juga mengundang perwakilan partai politik lainnya. Yang terpenting bagaimana kita bersama-sama membangun daerah. Kita harus saling menghormati dan menjaga kebersamaan,” ujarnya.

Ia menyebutkan, kader Gerindra dari seluruh 17 kecamatan di Kotim turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari penguatan organisasi dan konsolidasi partai hingga tingkat kecamatan.

baca juga ...  Alat Pembuatan Pot Sabut Kelapa Juara Pertama Lomba Inovasi TTG Tingkat Kabupaten

“Harapannya dengan kehadiran kader-kader simpatisan kita semakin menguatkan barisan dan semakin solid kedepannya,” kata Juliansyah. (Nardi)

Bagikan:
Berita Populer