BPBD Seruyan Alokasikan Dana Bantuan Presiden Rp20 Miliar untuk Operasional Satgas Karhutla

IST/BERITASAMPIT - Pemerintah Kabupaten Seruyan secara resmi memutuskan untuk memperpanjang status tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengoptimalkan penggunaan dana bantuan presiden senilai Rp20 miliar. Anggaran tersebut diprioritaskan untuk memperkuat operasional satuan tugas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Pelaksana BPBD Seruyan, Agus Supriadi, menyatakan bahwa fokus utama alokasi dana adalah pengaktifan posko satgas, baik untuk personel darat maupun udara. Dana tersebut mencakup dukungan logistik, konsumsi, BBM, hingga mobilisasi udara di Bandara Kuala Pembuang.

“Terkait penggunaan dana bantuan presiden 20 miliar, memang objek pertama yang kita anggarkan adalah terkait dengan bagaimana kita mengaktifkan pos, baik itu satgas udara dan darat,” ujar Agus.

Agus menambahkan bahwa komponen pendanaan juga digunakan untuk pembayaran honorarium petugas selama masa piket dan durasi penanganan kebakaran di lapangan. Langkah ini diambil untuk memastikan motivasi serta kesiapan personel tetap terjaga saat menghadapi potensi titik api.

Selain sektor operasional, BPBD Seruyan juga mengalokasikan anggaran untuk pengadaan sarana dan prasarana. Agus mengakui bahwa ketersediaan peralatan pemadaman di tingkat kecamatan hingga wilayah perkotaan Kuala Pembuang masih memerlukan penambahan.

“Pengadaan sapras karena memang kebutuhan peralatan pemadaman yang ada di Kabupaten Seruyan dari tingkat kecamatan sampai ke kota Kuala Pembuang kita masih kekurangan peralatan,” jelas Agus.

Pengadaan peralatan tersebut disesuaikan dengan usulan masyarakat peduli api di berbagai desa dan kecamatan. Melalui dukungan sarana yang memadai, diharapkan upaya penanganan bencana di Kabupaten Seruyan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efektif.

(ASY)

baca juga ...  BPBD Serahkan Kendaraan Operasional Karhutla
Bagikan:
Berita Populer