KUALA PEMBUANG – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran mengunjungi para korban kecelakaan helikopter waterbombing milik TNI yang kini menjalani perawatan medis di RSUD Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan. Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan moral atas musibah yang menimpa personel saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Peristiwa kecelakaan helikopter tersebut terjadi di perairan Desa Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan. Helikopter diketahui tengah melaksanakan misi kemanusiaan dalam upaya menanggulangi karhutla di wilayah tersebut.
Dalam kunjungan ini, Gubernur didampingi oleh Pangdam XII/Tanjungpura, Kapolda Kalteng, serta Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda dan Wakil Bupati H. Supian. Kehadiran para pimpinan daerah ini menunjukkan solidaritas dan sinergi lintas instansi dalam merespons situasi darurat.
“Kehadiran kami adalah bentuk perhatian dan empati, sekaligus dukungan moral kepada para personel yang telah menunjukkan keberanian serta dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas kemanusiaan demi keselamatan masyarakat dan lingkungan,” ujar perwakilan pemerintah daerah dalam kunjungan tersebut.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Seruyan menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas insiden ini. Pihaknya memastikan para korban mendapatkan penanganan medis terbaik agar segera pulih kembali.
Solidaritas antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, TNI, dan Polri dalam peristiwa ini mencerminkan kuatnya komitmen bersama. Sinergi seluruh elemen sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan penanggulangan karhutla di Kalimantan Tengah.
Semangat pengabdian para personel yang bertugas di lapangan menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa. Perjuangan melindungi masyarakat dan melestarikan lingkungan merupakan tanggung jawab kolektif yang membutuhkan keberanian serta kerja sama nyata.
(ASY)











