Editor: Akhiruddin
SAMPIT – Sekitar sembilan tahun para siswa jenjang SMA di Kecamatam Pulau Hanaut, Kabupaten Kotim ‘terpaksa’ menuntut pendidikan menggunakan bangunan di sekolah lain. Kini, mereka berbangga karena sudah dibangunkan 2 Ruang Kelas Baru (RKB) melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) pendidikan tahun 2018.
“Tahun 2018 kami dapat bantuan 2 RKB dengan dana sekitar Rp 365 juta,” ucap Kepala SMA PGRI Pulau Hanaut Normal pada acara peresmian RKB SMA PGRI Pulau Hanaut tahun 2019, Senin (29/4/2019).
Dia menceritakan, untuk sementara anak didiknya menumpang ruangan kelas sekolah dasar. Berkat usaha dan upaya tidak bosan-bosannya mengusulkan agar memiliki bangunan sendiri, akhirnya perjuangan itupun terealisasikan.
“Untuk sementara, dua kelas menggunakan RKB dan satu kelasnya masih menumpang. Diharapkan dengan RKB ini ke depan jumlah RKB bertambah,” harap Normal yang juga menjabat Kepala SDN 7 Bapinang Hilir Laut ini.
Sementara itu, Kepala Sub Bagian Penyelenggara Tugas Pembantuan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Disdik Kotim Asyari mengharapkan, dengan adanya gedung baru maka semangat anak didik untuk bersekolah akan meningkat.
“Kami mengharapkan melalui Disdik Provinsi Kalteng agar bangunan RKB bisa ditambahkan untuk tahun selanjutnya. Sebab, antusias masyarakat menyekolahkan anaknya ke SMA PGRI Pulau Hanaut cukup tinggi,” saran mantan kepala sekolah berprestasi mewakili Kalteng 2010 ini.
Sekadar diketahui, kegiatan tersebut juga dihadiri, Ketua dan pengurus MKKS SMA/ MA Kotim, Ketua dan Sekretaris Lembaga Yayasan PGRI Kotim, beberapa kepala sekolah, Camat dan Kades sekecamatan Pulau Hanaut. (arifin/beritasampit.co.id)












