​Permasalahan TPS Jadi Pemicu, Persampahan di Kota Sampit Buruk

SAMPIT – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) H. Sanggul Lumban Gaol menuturkan sebelumnya bahwa hal yang mendesak dan perlu dikerjakan DLH sekarang adalah terkait persampahan dalam Kota Sampit yang sekarang kian memprihatinkan.

Oleh karena banyaknya tumpukan sampah yang kurang terkelola, akhirnya banyak dikeluhkan masyarakat kota Sampit. Sebab sangat menggaanggu karena menyebabkan bau yang tidak enak.

Mendengar banyaknya keluhan tersebutlah akhirnya, Sanggul terang-terangan mengatakan permasalahan sampah di Kota Sampit sangat krusial dan menjadi momok di masyarakat.

Hingga, diawal kerjanya menjabat Kadis DLH, dia menyempatkan meninjau turun kelapangan mencari titik permasahan yang perlu dirinya evaluasi kedepan. Ternyata yang didapat dilapangan bahwa Tempat Penampung Sementara (TPS) menjadi pemicunya hingga sampah dalam kota dibuang sembarangan oleh masyarakat.

“Saya sudah maping survei kelapangan, ternyata TPS tidak permanen walaupun ada banyak yang rusak,” ujar Sanggul, Jumat (4/8/2017).

Selain itu juga hal yang paling perlu diperhatikan luasan TPS sangat kecil bahkan banyak yang berdiri dibahu jalan dan ditanah masyarakat, hingga masyarakat pemilik tanah banyak keberatan.

“Sekarang ini pertumbuhan penduduk di Kotim kian meningkat, ya pasti sampah pun kian banyak hingga saya lihat dengan TPS yang kecil akhirnya tidak dapat menampung, nah itulah kendala sekarang ini,” terangnnya.

(fzl/beritasampit.co.id)

baca juga ...  BI Kalteng Layani Penukaran Uang Pecahan di Enam Lokasi di Kota Palangka Raya
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!