PALANGKA RAYA-Warga sekitar Jalan Soekarno, belakang Perumnas Bangas Permai, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, digegerkan dengan penemuan mayat pria mengapung dalam parit, Selasa (3/10/17) pagi.
Pria tersebut diketahui bernama, Zulkifli (36), warga Jalan Sepakat XV Nomor. ASN Dinas Damkar Palangka Raya. Mayat pertamakali ditemukan oleh rekan-rekannya satu dinas.
Kronologis penemuan mayat bermula dari laporan istri almarhum, Ira Sintia (28). Pasalnya istri menaruh curiga, lantaran suaminya tersebut tidak kunjung datang dari kemaren hingga tadi pagi.
“Tidak biasanya suami saya tidak pulang sampai jam 09.00 Wib. Karena biasanya suami saya kalau pergi mancing pulangnya paling cepat jam 23.00 Wib dan paling lamanya sampai jam 04.00 Wib,” tutur Ira Sintia, tadi siang.
Karena tidak kunjung datang hingga pukul 09.00 Wib, sejak pergi mancing sore kemaren, Senin (2/10/17), ia akhirnya memutuskan menelepon pimpinan almarhum di Kantor Dinas Damkar Palangka Raya.
Sementara itu, Sucupto (50), Komandan Regu Damkar almarhum Zulkifli, mengatakan. Setelah dia menerima telepon dari istri almarhum, langsung memerintahkan anggotanya untuk menelusuri jejak almarhum.
“Pencarian dimulai dari tempat biasa almarum mancing. Tempat pertama tudak ditemukan. Tin selanjutnya mencari kedaerah lain, dan ditemukan sosok yang sudah tidak bernyawa, sekitar pukul 09.30 Wib,” jelasnya.
Setelah menemukan mayat, lanjut Sucipto, pihaknya langsung menghubungi pihak Kepolisian, untuk memastikan penyebab kematian korban.
“Kami tidak berani menyentuh jenazah, dan langsung berinisiatif melaporkannya kepihak kepolisisan, takutnya menghilangkan jejak atau merusak keadaan TKP,” ucap Sucipto.
Setibanya di TKP, pihak kepolisian langsung mengamankan lokasi dan mengerahkan mobil Ambulance untuk membawa jenazah ke RS Doris Sylvanus untuk di autopsi.
Dari hasil pemeriksaan dokter, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. “Dari hasil pemeriksaan kami, pada bagian tubuh tidak ditemukan luka atau tanda-tanda kekerasan,” jelas dr. Ricka Brilianty Zaluchu, sp.KF yang melakukan outopsi luar.
“Diperkirakan korban meninggal sekitar pukul 04.00 Wib. Kemungkinan korban meninggal karena ada riwayat penyakit ayan atau epilepsi”.
(Fjr/beritasampit.co.id)
Editor: A. Uga Gara











