Program Pembangunan Pasangan “NURANI” Mulai Menggeliat

Laporan Khusus: Oleh Maman Wiharja (1)

TERNYATA, telah membuktikan, setelah pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Hj. Nurhidayah – Ahmadi Riansyah (NURANI) ,pada tanggal 22 Mei 2017, dilantik menjadi bupati definitif.

Maka 6 bulan kemudian sampai Oktober 2017, program pembangunan Pasangan “NURANI”,sudah mulai menggeliat, menampakan buktinya untuk masyarakat Kabupaten Kotawaringin Barat.

Pantauan penulis, antara lain pembangunan infrastruktur jalan desa ,yang bertahun-tahun ‘membelenggu’ ke terisoliran masyarakat di sejumlah desa, di Kecamatan Arut Utara (Aruta), berkat upaya Bupati Hj. Nurhidayah dan Wakil Bupati Ahmadi Riansyah,(Nurani).

Alhamdullilah kini, sekitar panjang 73 Km jalan desa di Kecamatan Aruta,sedang di bangun. Dan hebatnya lagi pembangunan jalan 73 Km itu, anggarannya bukan mengandalkan dari APBD Kabupaten Kobar, atau APBD Provinsi, juga bukan pula dari APBN. Melainkan sumbangan dari 4 Perusahaan Besar Swasta (PBS), yang ada di Kecamatan Arut, yakni PT. Astra, PT. Korintiga Hutani, PT. BJAP dan PT. Ensbury Kalteng Mining, setelah oleh Bupati diajak ‘duduk bersama’ dalam beberapa kali rapat, akhirnya program pembangunan jalan desa sepanjang 73 Km, disetujui oleh 4 PBS.

Menyusul persetujuan dari pihak ke empat PBS pun, ditindak lanjuti membentuk konsorsium, untuk pembangunan infrastruktur jalan sepanjang 73 Km. “Inilah bentuk wujud nyata program Ibu dan Pak Ahmadi Riansyah, pasangan Nurani. Yang dalam programnya berhasil mensinergikan dengan sejumlah PBS di Kecamatan Pangkut, sehingga dengan dibukanya jalan desa sepanjang 73 km, maka warga masyarakat di beberada desa di Kecamatan Aruta,tidak lagi terisolir perekonomiannya,” ungkap Bupati Hj. Nurhidayah, usai peresmian pembangunan jalan desa 9 Oktober 2017, kepada sejumlah awak media.

Juga Wakil Bupati Ahmadi Riansyah menambahkan, bahwa pembangunan infrastruktur jalan desa sepanjang 73 km, yang kini sedang dibangun. Kedepannya nanti bisa mengembangkan pembangunan desa dan perekonomian masyarakatnya.

baca juga ...  ​ASTAGA !!! Dari Ibu Rumah Tangga Sampai Petani Jadi Bandar Narkoba, Kok bisa ?

“Bertahun-tahun beberapa desa di wilayah Kecamatan Arut Utara, banyak yang terisolir sehingga pembangunannya tidak berkembang. Padahal desa-desa itu, dikelilingi sejumlah perusahaan besar. Maka dari itulah Ibu Bupati, telah mengundang empat PBS di Kecamatan Aruta untuk menggelar rapat, mensinergikan program pembangunan Pasangan Nurani. Alhamdullilah, keempat perusahaan dengan ikhlas menerimanya,” ungkap Ahmadi Riansyah. (Bersambung).

Editor: DODY

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!