Komisi IV Pertanyakan Penanganan Jalan di Nur Mentaya yang Kerap Tergenang

NARDI/BERITASAMPIT - Suasana rapat Komisi IV DPRD Kotim dengan mitra kerja bahas APBD Perubahan 2026.

SAMPIT – Komisi IV DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mempertanyakan rencana penanganan Jalan Tjilik Riwut di kawasan PJU Nur Mentaya Sampit, yang dinilai membutuhkan perhatian karena kerap tergenang saat hujan.

Persoalan tersebut disampaikan anggota Komisi IV DPRD Kotim Paliansyah dalam rapat pembahasan APBD Perubahan 2026 bersama mitra kerja Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP), Jumat 21 Agustus 2026.

Paliansyah mempertanyakan kapan ruas Jalan di PJU Nur Mentaya dapat diperbaiki. Menurutnya, kondisi jalan yang bergelombang dan memiliki cekungan membuat air mudah menggenang ketika hujan turun.

“Jalan di kawasan Nur Mentaya, kita kan kadang-kadang kalau musim hujan tergenang, karena jalannya bergelombang, gundukan itu cekungannya berair,” ujarnya dalam rapat.

Ia juga menyoroti kondisi sejumlah lubang pembuangan atau drainase yang posisinya lebih tinggi dari permukaan jalan. Kondisi tersebut dinilai membuat air tidak dapat mengalir dengan baik.

Ia menyarankan agar penanganan sementara dapat dilakukan melalui anggaran rutin Dinas SDABMBKPRKP, termasuk dengan memperbaiki kemiringan badan jalan pada titik yang mengalami genangan dengan tambalan agregat.

Sementara itu, anggota DPRD Kotim Rambat menilai posisi lubang pembuangan yang lebih tinggi dari permukaan aspal menjadi salah satu penyebab air sulit mengalir.

“Gara-gara jalan sama lubang tinggi lubangnya, itu kalau pembuangan air tidak lancar. Kalau lubangnya diturunkan lagi, mungkin air bisa hilang,” katanya.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu segera ditangani karena genangan air di badan jalan dapat membahayakan pengguna jalan.

Ia menyarankan adanya penanganan pada titik-titik drainase yang posisinya lebih tinggi, bisa dibuka agar lebih rendah sehingga air hujan dapat segera masuk ke saluran pembuangan.

Kondisi Jalan Nur Mentaya tersebut menjadi perhatian DPRD karena selain mengalami genangan saat musim hujan, badan jalan juga dinilai bergelombang. DPRD berharap penanganan dapat dilakukan secara bertahap tanpa harus menunggu kerusakan semakin parah. (Nardi)

baca juga ...  Dewan Minta Rehabilitasi Hutan di Kotim
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!