Siskamling Setiap Desa dan RT Perlu Digalakkan Lagi

    KUALA PEMBUANG – Dewan Perwakilan Rakyat daerah (DPRD) Kabupaten Seruyan mengharapkan agar kegiatan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di setiap desa maupun RT perlu digalakan lagi. Hal ini diungkapkan salah seorang anggota DPRD Seruyan H. Bambang Yantoko, kepada wartawan, Jumat kemarin.

    Menurut politisi Partai Golkar ini, meskipun kondisi di wilayah Kabupaten Seruyan dan juga ibu kota Kuala Pembuang kondusif, namun kegiatan Siskamling tetap terus diaktifkan. Sehingga, kondisi di setiap desa dan RT tetap terjaga dengan aman dan selalu kondisif.

    “Meskipun kondisi wilayah kita di Seruyan, maupun di desa-desa dan lingkungan RT tetap aman dan terkendali, namun kegiatan Siskamling tetap terus kita galakkan bersama,” ujarnya, (11/12/2017).

    Dengan menggalakkan kegiatan Siskamling di setiap desa maupun lingkungan RT lanjutnya, maka secara otomatis aktifitas pada setiap pos ronda akan terlihat. Apalagi tahun 2018 nanti akan dilangsungkan pelaksanaan pesta demokrasi yakni pelaksanaan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah (Pilkada) serentak.

    Oleh karenanya, penting sekali menggalakkan kegiatan Siskamling tersebut. “Sebentar lagi kan kita akan melaksanakan pesta demokrasi, maka kegiatan Siskamling ini sangat penting sekali kita aktifkan”, katanya.

    Oleh karena itu ujar anggota dewan dari Dapil II ini, dirinya berharap kepada seluruh warga di seluruh Kabupaten Seruyan, agar bisa mengaktifkan kembali kegiatan Siskamling ataupun pos-pos rondanya. Disamping akan menambah dan meningkatkan rasa keamanan di lingkungan juga akan dapat menambah keakraban antara sesama warga di lingkungan masing-masing.

    “Kalau pos rondanya diaktifkan, tentunya akan banyak warga yang berkumpul dan saling mempererat persaudaraan”, ungkapnya.

    Selain itu lanjutnya, bagi desa-desa maupun lingkungan RT yang pos rondanya yang sudah aktif atau kegiatan Siskamling sudah berjalan dengan baik, hendaknya dapat terus ditingkatkan lagi.

    Sedangkan yang belum, hendaknya segera mengaktifkannya, karena hal ini tidak hanya menjaga lingkungan menjadi aman, maupun untuk berkumpul dan saling mempererat persaudaraan, tetapi juga berguna untuk menjaga agar wilayahnya tidak dimasuki orang-orang yang tidak dikenal.

    “Kalau ada aktifitas pada pos ronda di setiap desa, kelurahan atau RT, tentunya dapat memantau kondisi lingkungan sekitar dari hal-hal yang mencurigakan, termasuk menjaga dari masuknya orang-orang yang tidak dikenal yang dapat membahayakan kondisi keamanan lingkungan,” tandasnya.

    (sti/beritasampit.co.id)