KASONGAN – Warga Kereng Pangi digegerakan adanya penemuan seorang bocah berusia sekitar 8 tahun tewas dikolam bekas galian tambang rakyat disekitar perumahan BTN Kereng Pangi atau dekat SD Telangkah VI Desa Hampalit RT 8, Kecamatan Katingan Hilir, Rabu (7/3/2018) sekitar pukul 15.00 wib.
Informasi dari salah seorang anggota Organisasi Radio Amatir Republik Indonesia (ORARI) Katingan, bernama Zona, dengan call station YD 7 RDB, mengatakan, saat itu korban bernama Rizky Maulana bin Sarhani (8) pelajar yang masih duduk di Sekolah Dasar (SD) kelas III, alamat Jalan Bhayangkara KM 15 desa Hampalit dekat kantor Babinsa tersebut pagi itu sedang mandi bersama 8 orang teman-temannya mandi bersama dilokasi bekas galian tambang rakyat.
Selanjutnya, pada pukul 13.00 wib baru diketahui korban tenggelam yang dikabarkan oleh teman-temannya. Kemudian ditemukan pada pukul 15.00 wib pada hari itu juga.
Begitu ditemukan, Upik selaku paman korban langsung membawanya ke rumah duka dengan menggunakan kendaraan roda empat jenis Eskudo.
“Korban merupakan keponakan dari Robi Sugara yang beralamat dekat rumahnya,” katanya.
Korban saat dibawa ke rumah duka menurutnya, menggunakan kendaraan roda empat Eskudo dibantu oleh beberapa petugas Polres Katingan. Sedangkan kapan dimakamkan, hingga berita ini diturunkan pihak kelurga korban masih belum memastikan apakah hari ini atau besok.

Kapolres Katingan AKBP Ivan Adityas Nugraha S.I.K membenarkan atas kejadian tersebut setelah mendapatkan laporan dari masyarakat setempat.
“Sekitar pukul13.00 Wib, korban dikatakan tenggelam oleh teman-temannya. Kemudian teman-teman korban melaporkan kepada saksi, dan saksi bersama warga setempat melakukan pencarian terhadap korban. Dan Sekitar pukul 15.00 wib korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan diantarkan kerumah duka orangtuanya,” terangnya.
Sementara pihak keluarga korban mengucapkan terimakasih tak terhingga atas bantuan komunikasinya kepada rekan-rekan ORARI Katingan maupun pihak kepolisian, sehingga bisa dengan cepat penemuan korban.
(ar/beritasampit.co.id)
Editor: MAULANA KAWIT











