SAMPIT– Lagi-lagi Elpiji 3 Kilogram (Kg) langka di Kota Sampit, bahkan saking langkanya harga Gas Elpiji diberi warna Hijau Daun oleh pemerintah itu, kembali meroket.
Caca (26) salah-satu warga jalan Kihajar Dewantara, Kecamatan Baamang, tadi sore mengungkapkan, harga tabung gas elpiji dijual dengan harga 29 ribu rupiah di salah warung eceran di deretan jalan Kihajar Dewantara tersebut.
“Sudah mutar-mutar kesana kemari, ketemunya ada di dekat sini, tapi harganya 29 ribu, biasanya hanya 25 ribu, paling tinggi ya 27 ribu,” Ungkapnya, Rabu (28/3/2018) tadi sore.
Mirisnya harga tersebut disebabkan karena kelangkaan elpiji, seperti yang disebutkan oleh penjual di eceran tersebut.
“Katanya sih karena langka, makanya harganya naik lagi,” Timpalnya.
Sementara itu pantauan awak media ini, beberapa warung eceran yang biasanya menjual tabung gas Elpiji 3 Kg tersebut tampak kosong.
“Katanya yang 3 kilo ini mau di tarik, di ganti dengan yang lima kilo, gak tau juga apa masih subsidi atau gak,” Ucap BW salah-satu pemilik kios sembako di deretan jalan Tjilik Riwut tersebut.
(drm/beritasampit.co.id)
Editor: MAULANA KAWIT











