Viral di Medsos, ini Tandingan Puisi Sukmawati yang Mengguncang Dunia Maya

SAMPIT – Puisi yang berjudul “Ibu Indonesia” yang dideklamasikan Sukmawati dalam ajang Indonesia Fashion Week 2018, yang digelar pada 28 Maret sampai 1 April menuai banyak kecaman dari para netizen.

Selain kecaman, muncul puisi-puisi tandingan terhadap puisi yang terdapat larik memperbandingkan “suara kidung ibu” dengan azan tersebut dengan sentuhan.

Salah satu netizen bernama Muhamad Indra mengumandangkan puisi yang bertolak belakang dengan larik yang dideklamasikan Sukmawati dengan judul “aku terusik”.

Sekretaris Karang Taruna Kabupaten Kotawarungin Timur, (Kotim) ini juga sangat menyayangkan dengan apa yang telah diutarakan Sukmawati.

Beberapa larik yang disematkan Indar yakni:

Bolehlah engkau tidak paham
Bolehlah senandung lagumu lebih merdu
Bolehlah tusuk kondemu mengurai berai keindahan
Tapi maaf…
Azanku bukan untuk lomba merdu-merduan
Azanku suara hati dari Tuhan
Azanku suara hati dari Tuhan
Azanku mengetuk pintu ketaatan
Bolehlah engkau tidak paham
Tapi maaf…
Jilbab istriku adalah nilai kesungguhan
Jilban istriku adalah permen manis pembungkus keimanan
Bolehlah engkau tidak paham
Tapi maaf…
Aku tetap memilih azan yang terserak serak
Aku tetap memilih istriku berbalut jilbab
Karena itu adalah keindahan dari Tuhan

Sementara hal yang sama juga di unggah oleh Sekretaris DPD Partai Golkar Kotim Joni Abdi. Dilaman Facebook pribadinya, Abdi menyampaikan puisi yang berjudul “sukma yang membeku”.

SUNGGUH SERONOK UNTAIAN SYAIRMU…..
SUNGGUH TAK MENCERMINKAN KAU LAHIR DARI SANG PROKLAMATOR BUMI PERTIWI
SUNGGUH MIRIS MELIHAT ULAH MU….
SUNGGUH TERKOYAK KALBU MENATAP PERILAKU MU…..

KAU NISTAKAN DIRI MU….
KAU HINAKAN JIWA MU….
KAU UMBAR KEBENCIAN HINGGA MENYATU KEDALAM SUKMA MU

HATI MU BEKU…..
SUKMA MU PALSU…..
RAGA MU SEMU…..
TERTATIH – TATIH DI USIA RENTA MU…..

baca juga ...  Dispora Tanggapi Keluhan Atlet Panjat Tebing

WAHAI SANG SUKMA YANG MEMBEKU……
MINTA AMPUNLAH SEBELUM LIDAH MU KELU…
WAHAI SUKMA YANG PALSU…..
JANGAN KAU KOTORI HATIMU DENGAN UNTAIAN SYAIR YANG SUDAH LAGI TAK MERDU
WAHAI SUKMA RAGA YANG SEMU…..
BERTOBATLAH SEBULUM AJAL MENJEMPUT MU….

AKU DIAM BUKAN TUK KAU BUNGKAM ….
AKU MENEPI BUKAN TUK KAU CACI….
AKU MERENDAH BUKAN TUK KAU INJAK….
TAPI AKU AKAN MELAWAN PROPAGANDA MU….

SALAM INDONESIA….

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!