KUALA KURUN – Pasalon Bupati dan Wakil Bupati Gumas Nomor Urut 2, Lohing-Suprapto (LOTO) jika terpilih berjanji menaikan insentif bagi Perangkat RT dan RW serta Mantir Adat diwilayah itu.
Janji tersebut disampaikan dalam setiap kali bertatap muka dengan masyarakat saat berkampanye di 111 desa dan 12 kelurahan dari jumlah 114 desa dan 13 kelurahan se Kabupaten Gumas.
Pasalnya menurut pandangan LOTO, RT/RW merupakan ujung tombak pemerintahan yang bisa mewujudkan administrasi kependudukan yang lebih tertib. Sedangkan Mantir Adat merupakan ujung tombak masalah hukum adat.
“Tugas RT/RW dan Mantir Adat ini cukup berat. Sudah selayaknya diberi penghargaan dengan menambah insentif yang diterima setiap bulannya. Besaran insentif akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” tukas LOTO dalam kampanye dialogis.
Selain menaikan insentif RT/RW dan Mantir Adat, LOTO yang diusung PDIP, NasDem dan PKPI ini tetap konsiten pada peningkatan kesejahtraan masyarakat yang tidak memiliki penghasilan pasti layaknya ASN atau karyawan perusahaan, melalui peningkatan pendapatan ekonomi rakyat.
Salah satunya menjamin agar harga jual karet naik. Caranya, membangun pabrik karet, menetapkan harga terendah karet dan meningkatkan mutu karet dari karet slab ke karet press.
“Sudah ada investor yang bersedia membangun pabrik karet di Gumas. Selanjutnya, Pemkab bersama pihak pabrik akan menetapkan harga. Untuk meningkatkan mutu, Pemkab akan membantu mesin baling press untuk masyarakat,” ucap LOTO.
Selain mempeehatikan kesejahtraan masyarakat yang tidak memiliki prndapatan pasti dalam seriap bulannya, kesejahtraan Aparatur Sipil Negara (ASN) juga tidak luput dari perhatian LOTO.
Salah satunya memberikan tambahan penghasilan bagi ASN. Misalnya tambahan penghasilan bagi guru yang sudah bersertifikasi. “Tambahan penghasilan bagi guru yang bersertifikasi sudah diperjuangkan dan tahun 2018 ini bakal dicairkan,” jelasnya.
(mcl/beritasampit.co.id)











