SAMPIT – Ulah bocah kids zaman now atau anak remaja zaman sekarang meresahkan warga Jalan Muhran Ali, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur.
Mereka selain membuat keributan dan tawuran juga merusak sejumlah fasilitas milik warga sekitar, seperti etalase jualan pecah kaca akibat dilempari batu.
“Kedua kelompok ini sering tawuran sekitar jam 2 dini hari, entah anak muda dari mana saya tidak tau, yang pasti usianya seperti anak SMP atau SMA,” kata M Indra, warga setempat kepada beritasampit.co.id, Minggu (15/7/2018).
Dengan adanya hal tersebut, lanjut Indra, ia meminta pihak terkait agar aktif melakukan patroli malam ditempat yang sering melakukan keributan serta kepada warga atau ketua RT/RW agar melakukan pemdekat kepada remaja yang nongkrong hingga tengah malam.
“Soal remaja yang kumpul-kumpul di malam hari dan berpeluang membuat gaduh ini, sebaiknya dilakukan pendekatan secara persuasif mulai tingkat RT/RW,” ungkapnya.
Ia juga menyarankan agar setiap RT/RW dibentuk satuan remaja peduli kampung, sehingga selalu berkoordinasi untuk membangun giat giat positif, produktif dan kreatif.
“Ini bisa diinisiasi dengan membentuk karang taruna tingkat RT/RW yang langsung berhubungan dengan kondisi riil masalah sosial remaja,” tutup Indra yang juga sekertaris Karang Taruna Kotim ini.
(bnr/beritasampit.co.id)











