Dandim Letkol (Inf) M Roni Sulaeman : Masyarakat Harus Ikut Membantu Cegah Karhutla

PANGKALAN BUN – Dandim 1014 Pangkalan Bun (Kobar), Letkol (Inf) Muhammad Roni Sulaeman,SE mengatakan, dalam penanggulangan bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) juga tentunya peranan masyarakat sangat diperlukan.

Karena pada umumnya apabila terjadi karhutla, yang pertama tahu adalah masyarakat.

”Untuk itu saya mengimbau melalui para kepala kelurahan,desa, untuk menyampaikan kepada masyarakatnya agar senantiasa memberikan sosialisasi/pencerahan kepada masyarakat, jangan sampai membakar hutan dan lahan sembarangan, termasuk membakar sampah dilingkungan pemukiman penduduk,” kata Dandim M Roni Sulaeman, saat dikonfirmasi beritasampit.co.id Selasa (7/8/2018).

Menurut M Roni, Kodim 1014 Pangkalan Bun Selasa (7/8/2018) telah menggelar rapat khusus, yaitu rapat membentuk Tim Bersama Penanggulangan Bencana Karhutla, yang diikuti TNI, POLRI, BPBG, Manggala Apni, Tagana dan Camat mewakili Kelurahan atau Desa, serta Komunitas Relawan Karhutla.

“Rapat pembentukan tim bersama penanggulangan karhutla, untuk menindak lanjuti arahan Ibu Bupati, saat membuka apel karhutla kemarin lusa di lapangan Korindo.Jadi sesuai dengan bidang dan kehaliannya masing-masing dalam rapat tadi, kebersamaannya disatukan dalam artian kita secara bersama-sama harus kompak bisa mencegah karhutla,” ujar Dandim.

Lanjut Dandim, walaupun TNI-POLRI, BPBD, BKSDA dan jajaran lainnya telah membentuk Tim Bersama, dalam rangka mencegah dan menanggulangi Karhutla.

“Namun demikian kita tetap meminta masyarakat ikut serta menjaga lingkungan masing-masing dari kemungkinan terjadinya Karhutla. Siapapun masyarakatnya segera melaporkan kepada petugas apabila melihat adanya api, dan ikut mensosialisasikan kepada masyarakat lainnya tentang bahaya Karhutla, yang musibahnya sangat merugikan kita semua,” ungkap Dandim Letkol (Inf) M Roni Sulaeman.

Ditambahkan Dandim,setelah rapat langsung meninjau lokasi bekas kebakaran lahan pemakaman di Desa Sungai Bakau Kecamatan Kumai Senin (6/8/2018) dan berkat kekompakan Tim, api bisa dipadamkan.

baca juga ...  Pemkab Kotim Serahkan Bantuan Fardu Kifayah Untuk Memudahkan Warga Urus Kematian

”Tadi langsung mengecek lagi kelokasi, apakah masih ada api atau tidak, tapi Alhamdullilah apinya sudah padam,” ungkap M Roni Sulaeman.

(man/beritasampit.co.id)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!