Dugaan Pencemaran Sungai Seranau,Tinggal Hasil Laboratorium?

SAMPIT – Kepala Dinas Lingkungan hidup Kabupaten Kotawaringin timur Sanggul L Gaol mengatakan pihaknya bersama tim dari laboratorium disaksikan oleh perangkat Desa Sebabi, Kecamatan Telawang serta sejumlah warga desa setempat, sudah mengambil sampel air Sungai Buluh Tiwung yang diduga titik terjadinya pencemaran pada Selasa lalu.

“Kami ada terima laporan hari Selasa pagi, laporan warga bahwa ada banyak ikan mati di DAS sungai Buluh Tiwung yang merambas ke sungai seranau, pagi jam 10 terima laporan jam 11 kami langsung ke TKP untuk mengambil sampel,” ujarnya, Kamis (30/8/2018) tadi siang.

Sanggul juga menjelaskan pengambilan sampel air itu nantinya akan di uji melalui uji lab di Palangkaraya, dan tidak sembarangan dilakukan oleh pihaknya. Sedikitnya ada tiga titik tempat pengambilan dilakukan.

“Yaitu hulu sungai buluh tiwung, tengah dan pelabuhan (hilir sungai) dan pengambilan itupun dilakukan oleh petugas yang sudah sangat profesional,” timpalnya.

Menurutnya sampai saat ini pihaknya belum bisa memastikan apa yang ada didalam kandungan air sungai tersebut. Bahkan berkaitan dengan penyebab ikan mati tersebut belum diketahui pastinya, sebab hasil lab masih belum keluar.

“Kami masih menunggu hasil lab, yang jelas kami sudah melakukannya sesuai prsedur saja dan kami tidak bisa menyebutkan apa penyebab ikan itu mati sebab kita perlu pembuktian yang kongkrit,” tutupnya.

(drm/beritasampit.co.id)

EDITOR : MAULANA KAWIT

baca juga ...  Pjs Bupati Kapuas Terima Penghargaan dari Kapolda Kalteng
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!