Kades Pahirangan Siap Surati DPRD Kotim dan Pemda, Terkait Kasus ini?

    SAMPIT – Merasa tidak ada itikad baik dari perusahaan PT KMA yang beroperasi diwilayahnya,Kepala Desa Pahirangan, Kecamatan Mentaya Hulu, Abadi, siap melayangkan surat resmi kepada Lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotim dan Pemerintah Daerah setempat.

    “Kami akan kirimkan surat menuntut rasa keadilan, selama ini kami merasa dizalimi oleh perusahaan tersebut, mereka meraup keuntungan tetapi tidak seimbang dengan apa yang masyarakat rasakan saat ini, ini benar-benar tidak adil bagi kami Desa Pahirangan,” ungkap Abadi, Senin (10/9/2018) tadi pagi.

    Hal ini di utarakannya pasca dugaan penggarapan lahan di bibir sungai dan bahkan menutup badan Sungai Bakung, bahkan sampai saat ini Plasma 20 persen dari dalam HGU yang seharusnya wajib di realisasi oleh perusahaan tersebut juga sampai saat ini tidak terealisasi.

    “Kami akan surati DPRD Kotim, khususnya komisi II, dan Pemerintah Daerah, terkait kasus ini, sudah terlalu lama kami menunggu untuk direalisasi plasma ini,” bebernya

    Terpisah, Sekertaris Komisi II DPRD Kotim, Alexius Esliter menegaskan pihaknya selalu siap menerima aduan masyarakat.

    “Kita siap menerima aduan dari masyarakat, yang terpenting sesuai dengan tupoksi kami di komisi II,” tutupnya.

    (drm/beritasampit.co.id)

    (Visited 1 times, 1 visits today)