Pemkab Seruyan Belum Punya Bus Sekolah

KUALA PEMBUANG – Kabupaten Seruyan, dinilai memerlukan pengadaan bus sekolah untuk memenuhi kebutuhan siswa setiap harinya, karena banyak dari mereka belum boleh menggunakan kendaraan pribadi. Kepala Dinas Perhubungan Seruyan, Tuhas Bandrang mengatakan, bus sekolah berguna untuk menunjang kebutuhan siswa bersekolah tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi, sehingga tingkat pelanggaran lalu lintas dapat ditekan menjadi seminim mungkin.

“Satuan Lalu Lintas Polres Seruyan pernah menggelar razia dan banyak anak di bawah umur yang merupakan siswa sekolah SMA maupun SMP sederajat yang terjaring. Mereka ditilang lantaran belum memiliki SIM,” katanya di Kuala Pembuang, Senin (5/11/2018). Polres pun mengimbau, agar pemerintah kabupaten mengadakan bus sekolah agar siswa yang belum memenuhi syarat menggunakan kendaraan pribadi dapat terbantu, karena tidak semua orangtua memiliki waktu untuk mengantar mereka ke sekolah.

Tuhas menjelaskan, hingga saat ini pemerintah kabupaten belum memiliki bus yang khusus diperuntukkan untuk angkutan pelajar ke sekolah. Kondisi di lapangan, tidak sedikit pelajar mengendarai sepeda motor ke sekolah padahal mereka belum memenuhi syarat. Pihaknya pernah mengambil kebijakan menggunakan bus bantuan dari Kementerian Perhubungan tahun 2011 yang difungsikan sebagai bus sekolah di Kuala Pembuang.

Padahal bus ini kondisinya tidak layak karena sudah sangat tua, namun karena terpaksa tetap digunakan dan dimanfaatkan sebagai bus sekolah. Pemanfaatannya hanya bertahan hingga tahun 2017 lalu, karena anggaran yang tidak memadai. “Kebijakan tersebut hanyalah inisiatif dari kami, padahal tidak ada anggaran yang khusus disediakan untuk hal tersebut. Bahkan regulasinya pun belum ada dibuat,” ujarnya.

(rdi/beritasampit.co.id)

baca juga ...  Anak Autisme Akses Gawai dan Nonton TV, Orang Tua Wajib Dampingi
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!