Gubernur Kalteng Dukung PLN Perkuat Infrastruktur Kelistrikan

PANGKALAN BUN – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Sugianto Sabran menyatakan siap memberikan dukungan kepada Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk perkuat infrastruktur kelistrikan di Kalteng. Hal tersebut dilontarkan orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai ini saat menerima kunjungan kerja General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalselteng) Sudirman di Palangka Raya.

Dalam pertemuan tersebut, Sudirman berkesempatan menyampaikan bahwa kondisi listrik di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah saat ini aman. Sudirman juga menyampaikan tantangan yang dihadapi dan progres terkait pembangunan infrastruktur kelistrikan di Provinsi Kalimantan Tengah. Setelah meresmikan Gardu Induk Pangkalan Bun 150 kiloVolt (kV) bulan lalu, PLN terus menggenjot perkembangan pembangunan infrastruktur kelistrikan di Kalimantan Tengah baik pembangkit, maupun gardu induk.

“PLN terus meningkatkan pembangunan infrastruktur kelistrikan. Untuk menambah pasokan listrik khususnya di Kalimantan Tengah, saat ini sedang dibangun PLTU Kalteng 1 yang rencananya akan beroperasi Juni 2019,” kata Suprapto Asisten Analys Kinerja PLN ULP Pangkalan Bun, saat melaporkan rilis Sudirman kepada beritasampit.co.id Kamis (20/12/2018).

Selain pembangkit listrik lanjut Suprapto, pada kesempatan itu, Sudirman juga menjelaskan bahwa saat ini PLN juga tengah membangun jalur transmisi dari PLTMG Bangkanai melalui GI Muara Teweh ke Puruk Cahu hingga ke Kuala Kurun. Jalur transmisi tersebut nantinya akan memperkuat sistem kelistrikan di Kalselteng. Kemudian, rencana dan progres pembangunan infrastruktur kelistrikan di Kalimantan Tengah, juga disampaikan terkait kesiapan pasokan listrik untuk perayaan Natal dan Tahun Baru.

Ia menekankan bahwa suplai daya saat perayaan Natal dan Tahun Baru akan tercukupi, karena sistem Kelistrikan di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah sudah terinterkoneksi dengan Sistem Kelistrikan di Kalimantan Timur. “Berdasarkan neraca daya sistem interkoneksi Kalselteng dan Kaltim saat ini, PLN memperkirakan beban puncak saat perayaan natal dan tahun baru sebesar 1.085 Mega Watt (MW), sedangkan daya mampu yang tersedia sebesar 1.414 MW. Jadi ada surplus 300 MW. Oleh karena itu masyarakat tidak perlu khawatir,” terang Sudirman,

baca juga ...  Ini Identitas Mr X Tenggelam di Sungai Mentaya

Terkait progres pembangunan infrastruktur kelistrikan tersebut direspon positif oleh Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah Sugianto Sabran. Sugianto menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sangat mendukung pembangunan infrastruktur kelistrikan di Kalimantan Tengah. “Kami bersama seluruh komponen pemerintahan siap membantu agar pembangunan insfrastruktur kelistrikan di Kalimantan Tengah berjalan dengan lancar dan segera dapat diselesaikan. Kami sadar bahwa semakin baik infrastruktur kelistrikan dan pasokan listrik, maka akan semakin mendorong pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Tengah,” ujar Sugianto.

Sugianto juga menginginkan adanya kerja sama antara PLN dengan mitra kerja dalam hal pembangkitan, serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kalteng dalam penyediaan pengelolaan sumber daya untuk pembangkit, khususnya PLTU. Ia berharap adanya kerja sama tersebut dapat meningkatkan pendapatan daerah dan pembangunan di Kalimantan Tengah. “Selanjutnya saya harapkan PLN dapat segera berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah agar secepatnya dapat dibentuk Tim Terpadu antar instansi dalam rangka pengembangan infrastruktur kelistrikan di Kalteng,” tandasnya.

(man/beritasampit.co.id)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!