Guru Seranau Usulkan BOSDA Ditambah

Editor: A Uga Gara

SAMPIT – Keluhan kepala sekolah di Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotim, Provinsi Kalteng, tidak hanya kekurangan sarana dan prasarana. Bahkan minimnya Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA).

“Mewakili seluruh kepala sekolah, kami usulkan BOSDA itu ditambah karena anggaran BOS pusat masih sangat kurang,” kata Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Membangun Bersama Kecamatan Seranau, Dasuki pada acara tanya jawab kunjungan kerja Disdik Kotim di Kecamatan Seranau, Kamis (28/3/2019).

Dasuki menjelaskan, BOS pusat yang diterima Rp 5 juta lebih per triwulan. Sedangkan sekolah merekrut dua guru honorer yang dibiayai BOS pusat.

“Jumlah murid kami ada 36 orang dan jumlah guru honorer ada 2 orang. Untuk pembiayaan operasional sekolah begitu besar sedangkan anggaran yang diterima minim. Kami berharap, BOSDA ditambah,” harap Dasuki yang juga menjabat Kepala SDN 2 Pelangsian, Ganepo Kecamatan Seranau ini.

Sementara itu, Kepala Disdik Kabupaten Kotim Suparmadi menegaskan bahwa usulan itu akan dibicarakan dengan manajer BOS Kabupaten Kotim.

Secara anggaran, kata dia, APBD Kotim masih minim sehingga hal tersebut harus dibicarakan dan dipertimbangkan dengan sebaik-baiknya.

“Walaupun angka kecil tapi jumlahnya banyak. Misalnya, satu sekolah ditambah anggaran minimal Rp 1 juta dikalikan jumlah SD seKotim,” pungkasnya.

(arifin/beritasampit.co.id)

baca juga ...  Perekaman dan Penerbitan KTP-El Capai 92,22%
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!