Tuntut Keadilan, Mahasiswa UNKRIP Aksi Damai di Rektorat

PALANGKA RAYA – Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Kristen Palangka Raya (UNKRIP) melakukan aksi damai menuntut keadilan kepada birokrasi kampus di halaman Rektorat UNKRIP, Rabu, 11 Maret 2020.

Alexius Ceca PJS Gubernur Badan Eksekutif Mahasiswa Fisip UNKRIP yang juga bertindak sebagai koordinator Lapangan (Korlap) menyampaikan, bahwa aksi tersebut terkait dengan nilai akademik Mahasiswa semester 2 dan semester 4 di Fisip UNKRIP yang mengalami perbedaan dengan nilai hasil Ujian Akhir Semester (UAS), terkhususnya mahasiswa Fisip UNKRIP angkatan 2018.

“Ada ketidak seimbangan dalam persoalan nilai kami, karena nilai kami yang diberikan oleh dosen pengampu kami itu E, sedangkan nilai kami yang diberikan oleh dosen yang mengajar berbeda dengan apa yang diberikan dosen Pengampu kami, sehingga di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI) kami mendapatkan nilai 0 semua satu ruangan terkhususnya angkatan 2018 d Fisip UNKRIP, maka dari itu kami mengambil keputusan untuk turut ke Rektorat Fisip UNKRIP melakukan aksi damai menuntut keadilan,” terang Alexius Ceca.

Disampaikannya, bahwa mahasiswa FISIP UNKRIP sudah beberapa kali mengajukan surat untuk berdialog dengan dosen pengampu tetapi tidak pernah di respon.

“Kami sudah melakukan beberapa upaya dialog dengan dosen bahkan Dekan dan Kaprodi kami Fisip UNKRIP pun pernah mengajukan surat juga untuk berdialog dengan dosen tersebut tetapi tidak pernah di respon, sehingga dari pihak PDDIKTI hari ini datang ke Fisip UNKRIP menanyakan nilai kami kenapa sampai dapat 0 semua, maka dari itu kami sudah habis rasa sabar dan kami putuskan untuk turun ke Rektorat melakukan aksi damai,” katanya lagi.

Sementara itu, Willy Bernando, Wakil Presiden Mahasiswa UNKRIP yang juga kuliah di Fisip UNKRIP menyampaikan, bahwa akhirnya dapat berdialog dengan dosen pengampu diakhir aksi, namun belum menghasilkan keputusan yang dianggap adil bagi mahasiswa, karena mahasiswa malah diberi pilihan oleh dosen.

baca juga ...  Pimpin Tim Kampanye Kapuas, Muhammad Mawardi Akan Optimal Menangkan Sugianto - Edy

“Dosen memberikan kami pilihan untuk memberikan nilai C kepada kami semua, dan jika ada yang ingin mendapatkan nilai lebih baik dari C diharuskan mengikuti UAS kembali dengan soal yang sama,” tutup Willy Bernando. (NA/beritasampit.co.id).

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!