Indeks Bantuan Program Sembako Tahun 2020 Lebih Besar Dari Sebelumnya

KASONGAN – Indeks Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Katingan mengalami kenaikan tahun 2020 ini. Sebelumnya yang diterima Keluarga Penerima Manfaat (KPM) perbulan Rp 110.000, namun kini telah naik menjadi Rp 150.000 per bulan pada program sembako tersebut.

Menurut, Sekretaris Daerah Kabupaten Katingan Nikodemus, kenaikan ini disertai dengan penambahan seperti sumber karbohidrat yaitu dari beras atau bahan pangan lokal Iain seperti jagung pipilan dan sagu.

Sumber protein hewani yaitu dari telur, ayam, daging sapi dan ikan segar. Dan sumber protein nabati, yaitu dari kacang-kacangan termasuk tempe dan tahu, dan Sumber vitamin dan mineral: sayur-mayur dan buah-buahan.

Ia mengatakan, untuk mendukung program nasional percepatan pencegahan Stunting, bahan pangan tambahan seperti sayur-mayur, buah-buahan, ikan segar, daging atau kacang-kacangan dapat diolah menjadi Makanan Pendamping ASI (MPASI). Kemudian, bahan pangan tambahan juga dapat meningkatkan varian gizi yang didapat oleh Ibu Hamil.

“Berkaitan hal ini saya sampaikan kepada kepada Keluarga Penerimaa Manfaat tersebut supaya jangan sampai Rp 150.000 ini hanya terus saja dibelanjakan beras, bahan pangan lain juga diperlukan untuk dapat meningkatkan gizi keluarga penerima manfaat,” jelasnya saat launching penyaluran program sembako tahun 2020 Kabupaten Katingan, di aula kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Katingan, Senin 16 Maret 2020.

Sebagaimana diketahui, bahwa masih banyak masyarakat yang masuk dalam kategori berpenghasilan rendah atau pra sejahtera, sebab itu menurutnya perlu ditingkatkan kesejahteraannya.

“Oleh sebab itu dalam rangka mengupayakan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Katingan dapat terwujud ke depan. Dan saya imbau dalam pemanfaatan agar sepenuhnya sesuai dengan bahan pangan yang ditetapkan,” pungkasnya. (Anas/beritasampit.co.id).

baca juga ...  Masukan Dari Wantimpres Ditanggapi Baik Oleh Wapres
Bagikan:
Berita Populer