Dinyatakan Negatif, Lima PDP dari RSSI Pangkalan Bun Segera Dipulangkan

JUMPA PERS - Bupati Hj Nurhidayah didampingi Jubir Achmad Rois dan dr Fahrudin Direktur RSSI Pangkalan Bun. .

PANGKALAN BUN – Setelah menunggu sekian lama, akhirnya Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat menyatakan bahwa kondisi Kabupaten Kobar saat ini masih negatif Covid-19 hal itu di perkuat dengan keluarnya hasil swap sampel tenggorokan dari 5 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dinyatakan negatif

Bupati Kobar Hj Nurhidayah didampingi Plt Kepala Dinas Kesehatan Kobar, Achmad Rois saat konferensi pers  Selasa sore 24 Maret 2020, menyatakan bahwa hasil pemeriksaan sampel terhadap 5 orang PDP telah keluar dari Laboratorium balai Litbangkes Surabaya.

“Alhamdulillah pada hari ini Selasa 24 Maret 2020 pada pukul 15.00 wib hasil pemeriksaan sampel ke 5 orang PDP telah kita terima dan hasilnya dinyatakan negatif, berarti kita tinggal menunggu hasil sampel dari 1 orang PDP sebab secara keseluruhan warga Kobar yang ada di dalam ruangan Isolasi berjumlah 6 orang, semoga kita berharap hasilnya sama negatif juga, ibu mohon doa dari seluruh masyarakat Kobar,” terang Hj Nurhidayah.

Meski dinyatakan Negatif lanjut Bupati, Pemkab Kobar tetap akan bergerak dalam percepatan penanganan Pandemi Covid-19, dimana gerakan itu di lakukan hingga tingkat Kecamatan dan desa desa se Kobar .

“Termasuk pembangunan rumah sakit khusus isolasi ini akan segera kita laksanakan dalam waktu dekat, mengingat Rumah Sakit Sultan Imanudin Pangkalan Bun merupakan rumah sakit rujukan regional Kalimantan Tengah yang pasiennya bukan saja dari Kabupaten Kobar melainkan dari Kabupaten tetangga pun merujuk ke Kobar sehingga sudah semestinya kita memiliki ruangan isolasi yang baru, ” ujar Bupati Kobar.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kobar Achmad Rois selaku Juru bicara Pemerintah Daerah Kobar menjelaskan karena ke 5 orang PDP ini dinyatakan negatif virus Corona maka dalam waktu dekat kelimanya akan dipulangkan kerumahnya masing masing.

“Kita masih menunggu satu sampel lagi semoga tidak begitu lama akan kita dapat kabar dari Laboratorium Surabaya, meski  ke 5 orang PDP ini negatif, untuk petugas Puskesmas tetap melakukan Pemantauan terhadap 57 Orang Dalam Pemantauan (ODP), dan petugas Puskesmas pun tetap melakukan langkah tracking guna pencegahan dini jika di temukan tanda tanda klinis Covid-19,” beber Achmad Rois.

Achmad Rois juga menambahkan untuk hasil pemeriksaan sampel terhadap pasien dalam pengawasan dari Kabupaten Sukamara dan Lamandau akan di sampaikan oleh Bupati masing masing Kabupaten.

(man/beritasampit.co.id).

Follow Berita Sampit di Google News