PALANGKA RAYA – Beredar kabar helikopter jatuh di perairan sekitar Desa Pematang Limau, Kecamatan Seruyan Hilir, Kalimantan Tengah (Kalteng), Rabu, 4 November 2026.
Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, mengaku belum mengetahui secara pasti informasi mengenai insiden tersebut.
“E belum, ini kami kaget juga nih, belum nanya juga nih,” ujarnya saat ditemui awak media di Kantor Gubernur Kalteng, Palangka Raya, Rabu siang.
Agustiar mengatakan, dirinya telah mendengar kabar jatuhnya helikopter di wilayah Seruyan. Namun, informasi tersebut belum terkonfirmasi.
“Memang ada kabar pesawat (Helikopter) jatuh di Seruyan, tapi belum A1 informasinya,” katanya.
Ia menyatakan akan menyampaikan informasi lebih lanjut setelah mendapatkan kepastian mengenai kejadian tersebut.
“Nanti bila A1 kami kabarin ya informasinya,” tutupnya.
Untuk diketahui, helikopter yang dilaporkan mengalami kecelakaan tersebut merupakan jenis Mi-17 milik Penerbad dengan nomor registrasi HA-5235.
Helikopter tersebut disebut memiliki pangkalan (homebase) di Bandara Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan.
Lokasi kecelakaan dilaporkan berada di perairan sekitar Pematang Limau, sekitar satu kilometer dari bibir pantai.
Hingga berita ini ditulis, kronologi kejadian serta kondisi awak dan penumpang helikopter masih belum diketahui secara pasti.
(Sya’ban)











