Masyarakat Ngeyel, Kotim Rancang PSBB

SAMPIT – Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kemungkinan bisa terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), jika jumlah penderita positif Covid-19 terus bertambah.

Kurangnya kesadaran masyarakat yang menganggap remeh (ngeyel) dan tidak mengindahkan anjuran pemerintah, seperti tidak mengenakan masker sangat riskan terhadap penularan Covid-19.

“Bayangkan jika pasien positif ini bertambah, berdasarkan analisa kami bersama Dinkes jika sampai 20 pasien hanya tinggal 4, maka Kotim mau tidak mau akan minta persetujuan PSBB atau PSBK,” ungkap Bupati Kotim, Supian Hadi, Minggu 03 mei 2020.

Lanjut Supian Hadi, jika sampai pemberlakuan PSBB atau PSBK tersebut benar-benar terjadi, maka masyarakat yang pastinya akan dirugikan, karena segala kegiatan dan aktivitas akan dibatasi.

“Kami tidak ingin ambil resiko, jika terus bertambah pasien positif di Kotim ini, saya berharap masyarakat bisa menyadari akan bahayanya Covid-19 dengan mentaati imbauan dari pemerintah,” pungkasnya. (Cha/beritasampit.co.id)

baca juga ...  Air Sungai Naik 1,5 Meter, Ratusan Rumah Terancam Tenggelam
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!