Lebih Dari Setengah Anggota DPRD Seruyan Bolos pada Rapat Paripurna Istimewa

AHMAD/BERITA SAMPIT - Ketua DPRD Seruyan Zuli Eko Prasetyo.

KUALA PEMBUANG – Lebih dari setengah anggota DPRD Seruyan bolos pada Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka mendengar pidato kenegaraan Presiden RI pada peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang disiarkan langsung melalui virtual. Jumat 14 Agustus 2020.

Tercatat, dari 25 jumlah total anggota DPRD Seruyan, hanya 12 orang saja terlihat mengisi daftar hadir.

Ketua DPRD Seruyan Zuli Eko Prasetyo menyayangkan atas ketidakhadiran anggota dewan. Pasalnya, sebulan sebelum Rapat Paripurna sudah mengadakan Banmus terlebih dahulu, apalagi menurut Eko Sekertariat DPRD sudah mengirimkan undangan kepada masing-masing anggota dewan.

BACA JUGA:   Kadis Kominfo: Pers Kalteng Masih Bisa Ekspresikan Diri Untuk Berkarya

“Untuk paripurna ini tidak ada Kuorum, tetapi agenda ini sudah di Banmuskan beberapa waktu lalu dan undangan juga sudah disampaikan kepada anggota masing-masing, sangat disayangkan sekali apalagi ini kan agenda Negara seharusnya mereka mengahadiri acara ini,” ucap Eko.

AHMAD/BERITA SAMPIT – Banyak kursi kosong saat Rapat Paripurna Istimewa. Jumat 14 Agustus 2020.

Lebih lanjut, Eko menyebut penanganan pelanggaran tersebut nantinya akan ditangani oleh Badan Kehormatan (BK) DPRD Seruyan.

BACA JUGA:   PAD Kalteng Meningkat, Target Rp 2 Triliun

“Yang pasti dari Badan Kehormatan akan selalu mengingatkan keaktifan dari teman-teman, apalgi Paripurna ini kan enak hanya duduk nyaman, tetapi masih banyak yang tidak aktif,” ujarnya.

Menurut Eko pidato kepresidenan ini sangat penting, “Karena disitu kan banyak pemaparan pidato presiden yang isinya bagaimana kita memajukan Indonesia termasuk Kabupaten Seruyan,” pungkasnya.

Berdasarkan keterangan, terdapat berbagai alasan melatarbelakangi anggota dewan tidak menghadiri Rapat Paripurna Istimewa tersebut.

(ASY/beritasampit.co.id)