Usai Disuntik Vaksin Covid-19, Ini Dirasakan Wartawan

PURUK CAHU- Puluhan wartawan di Murung Raya (Mura) yang tergabung di organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) maupun insan pers dari berbagai media massa menjalani vaksinasi Covid-19 tahap pertama, yang berlangsung di Kantor Koramil 07 Puruk Cahu, Rabu 10 Maret 2021.

Sebelum divaksin, para wartawan harus menjalani skrining kesehatan dan wawancara oleh petugas seputar riwayat kesehatan. Setelah wawancara selesai, barulah mereka divaksin satu persatu dan langsung mendapatkan kartu vaksinasi Covid-19 sebagai tanda sudah selesai divaksin.

Ketua PWI Kabupaten Mura, Reno mengatakan, untuk kalangan wartawan penting dilakukan suntik vaksinisasi. Pasalnya mobilitas awak media cukup tinggi, sehingga berisiko terpapar Covid-19.

“Kami memberikan apresiasi untuk vaksinasi bagi Wartawan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Mura. pasalnya, Wartawan menjadi salah satu profesi yang kegiatannya dinamis bertemu banyak orang, semoga ini bisa menambah profesionalisme teman-teman di lapangan,” ungkap Reno.

Reno mengungkapkan, saat disuntik vaksin hanya dirinya merasakan suntikan sakit sedikit dan tidak ada dampak atau keluhan serius setelah 30 menit memasuki masa observasi.

“Saat disuntik vaksin rasanya seperti digigit semut. Oleh karena itu kami meminta teman-teman wartawan lain yang belum vaksinasi untuk segera menjalani vaksin secepatnya. Ini semua untuk kebaikan bersama kalangan para kuli tinta di Mura,” Jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mura, dr. Suria Siri menegaskan, keberadaan wartawan dalam melakukam peliputan di lapangan kerap kali berada di tempat kerumunan. Untuk itulah, para jurnalis itu juga perlu mendapat suntikan vaksin.

“Kami berharap semoga dengan vaksinasi ini imun rekan-rekan wartawan semakin kuat, Kami juga ingin wartawan memberikan informasi ke masyarakat dengan baik karena sudah pernah ikut vaksin,” Cetusnya.

Para kuli tinta dari berbagai media itu akhirnya selesai divaksin untuk tahap pertama, dan akan kembali disuntik tahap II pada 24 Maret 2021 mendatang.

baca juga ...  Selama 22 Kali Operasi Yustisi, 444 Orang Pelanggar Terjaring

(Lulus/beritasampit.co.id)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!