Iuran PGRI Hanya Rp 5.000 Per Bulan, Tapi Banyak Tidak Mau Bayar

SAMPIT – Sekretaris Kabupaten PGRI Kotawaringin Timur (Kotim) Kirno mengungkapkan, iuran untuk PGRI hanya Rp 10.000 per bulan khusus PNS dan Rp 5.000 untuk honorer. Akan tetapi, dia menilai masih banyak yang tidak mau bayar.

“Ini masalah klasik, iuran PGRI itu cuma Rp 10.000 untuk anggota berstatus PNS dan honorer Rp 5.000 per bulan tapi masih ada saja anggota yang tidak mau bayar,” ucapnya pada saat Konferensi Cabang PGRI Kota Besi di SDN 2 Kota Besi Hulu, Rabu 24 Maret 2021.

Kirno menegaskan, rata-rata yang tidak mau bayar iuran PGRI terutama guru secara birokrasi berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Kalteng.

Pada hal, menurutnya, anggota PGRI harus patuh secara administrasi di wilayah kecamatan tempat bertugas bukan sebaliknya.

“Iuran PGRI berkaitan dengan keanggotaan, jadi harus patuh dengan aturan dan jangan beranggapan secara birokrasi berada di provinsi kemudian tidak melaksanakan kewajiban sebagai anggota PGRI,” ujar Kirno.

Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang PGRI Kota Besi periode 2017-2021 Ahmat Fauji menyampaikan bahwa anggota PGRI yang aktif dan rutin bayar iuran setiap bulan hanya jenjang SD dan SMP. (ifin/beritasampit.co.id).

baca juga ...  Legislator Dorong Pemprov Kalteng Segera Terbitkan DPA
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!