TKMKB Digandeng Untuk Tingkatkan Mutu Layanan Peserta di Faskes

SAMPIT – Guna untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan peserta program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan Cabang Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melakukan rapat Monitoring dan Evaluasi KBK Triwulan I dan Sinergi Kendali Mutu Kendali Biaya Pelayanan Kesehatan Tahun 2021 dengan Tim Kendali Mutu dan Kendali Biaya (TKMKB) Kotim.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh kepala BPJS Kesehatan Cabang Sampit Budi Sukwara, Ketua TKMKB Kabupaten Kotawaringin Timur Fasisal Novendra Cahyanto, dan segenap kepengurusan TKMKB Kabupaten Kotawaringin Timur yang terdiri dari IDI, PDGI, IBI, PPNI Kabupaten Kotawaringin Timur, Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur dan pihak RSUD dr. Murjani Sampit.

Dalam kesempatan itu Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sampit Budi Sukwara menyampaikan apresiasi kepada pengurus TKMKB yang telah mengawal dan bekerjasama dengan baik untuk mewujudkankan pelayanan kesehatan yang berkualitas di Fasilitas Kesehatan (Faskes) baik itu tingkat pertama, maupun tingkat rujukan. Budi juga menyampaikan pencapaian triwulan I yang sudah baik dan bisa terus dipertahankan dan ditingkatkan.

“Apabila memang ada yang masih kurang agar bisa diperbaiki bersama-sama dengan TKMKB. Diharapkan apabila ada yang masih kurang dalam rangka mewujudkan pelayanan yang berkualitas untuk peserta TKMKB dapat memberikan masukan-masukan yang sesuai dengan bidangnya masing-masing,” beber Budi, Kamis 22 April 2021.

Dilain pihak Kepala TKMKB Kotim Fasisal Novendra Cahyanto menyampaikan bahwa TKMKB mempunyai fungsi post control dan quality control dengan menjaga mutu dan biaya pelayanan kesehatan program JKN-KIS sehingga program ini bisa terus berkesinambungan.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan yang krusial yang dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program JKN-KIS dapat terus ditingkatkan agar kualitas pelayanan bisa terus dicapai.

“Evaluasi memang penting dilakukan agar mutu dan kualitas layanan peserta di fasilitas kesehatan tetap terjaga dengan baik,” ucap Faisal.

baca juga ...  Koramil 1012-02/ Bentot Laksanakan Yustisi Penegakan Protkes

Disampaikan juga terkait dengan Kapitasi Berbasis Komitmen (KBK) yang mencakup angka kontak di FKTP, rasio rujukan non spesialistik dan rasio peserta prolanis terkendali. Sampai dengan April 2021, BPJS Kesehatan Cabang Sampit telah bekerjasama dengan 125 FKTP yang terdiri dari Dokter Prakter Perorangan (DPP), Klinik Paratama, dan Puskesmas.

(adv/im/beritasampit.co.id).

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!