SAMPIT – Sebanyak 14 kepala desa di Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), ramai-ramai mengusulkan penambahan travo listrik.
Seperti yang disampaikan Kepala Desa Babaung Masrani. Selain mengusulkan penambahan travo listrik juga mengenai penerangan lampu jalan.
“Jaringan listrik di Pulau Hanaut sering tidak stabil dikarenakan kekurangan daya, untuk itu kami usulkan agar penambahan travo listrik,” ucapnya kepada anggota DPRD Kotim Dapil III pada saat reses di Desa Bantian, Senin 7 Juni 2021.
Disamping itu, Masrani yang juga sebagai Ketua APDESI Pulau Hanaut mengungkapkan, ketidakstabilan jaringan listrik tersebut membuat alat eletronik khususnya di Desa Babaung banyak yang rusak.
Berbeda yang disampaikan Kepala Desa Serambut Migran. Pihaknya sudah mengusulkan ke PLN untuk penambahan travo namun hanya sekadar janji belaka.
“Kata pihak PLN, mereka mau hanya menambah travo listrik, sedangkan kabel disiapkan pemerintah desa. Apa yang mereka mau, kami siapkan. Akan tetapi, sampai sekarang belum ada informasinya,” keluhnya.
Sementara itu, Kepala Desa Satiruk Asra juga mengharapkan ada penambahan travo listrik. Sebab, jaringan listrik sering gangguan bahkan listrik mati hampir setiap hari.
Anggota DPRD Kotim Dapil III H Ramli menegaskan, usulan terkait penambahan travo listrik sudah masuk bahkan direspon pihak PLN.
Hanya saja, katanya, pihak PLN masih menunggu anggota dewan untuk menentukan kapan akan direalisasikan.
(ifin/beritasampit.co.id)











