Banjir Berdampak Pada Puluhan Ribu Keluarga di Soppeng

MAKASSAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Selatan menyatakan bahwa banjir yang terjadi di wilayah Kabupaten SoppengĀ berdampak padaĀ 55.786 keluarga.

Menurut Kepala BPBD Sulawesi SelatanĀ Muhammad Firda, bencana banjir di wilayah itu menyebabkan satu orang meninggal dunia dan beberapa orang hilang terseret arus.

“Ada dua korban (yang terseret arus), satu sudah ditemukan dan satu masih dicari,” katanya di Makassar, Selasa 7 Desember 2021.

“Jalur akses jalan dari Soppeng ke Wajo masih belum bisa dilalui karena banjir,” ia menambahkan.

Di Kabupaten Soppeng, menurut Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Sulawesi Selatan Andi Wahid, banjir antara lain melandaĀ Desa MacilleĀ di Kecamatan Lalabata; Desa Ganra, Belo, dan LompulleĀ di Kecamatan Ganra; serta Desa Kessing, Totong, dan LeworengĀ di Kecamatan Donri-Donri.

Selain itu banjir meliputi wilayah Kelurahan Ujung, Macanre, Pajalesang, Cabenge, Baringeng, Kebo, dan ParotoĀ di Kecamatan Liliriau; Desa TincoĀ dan KampiriĀ di Kecamatan Citta;Ā Kelurahan Attangsalo, Kaca, Batu-batu, Limpo Majang, Manongrasalo, dan PanincongĀ diĀ Kecamatan Marioriwawo; serta Desa JampuĀ di Kecamatan Liliriaja.

Andi mengatakan bahwa BPBDĀ berkoordinasi dengan otoritas pemerintah setempatĀ menyalurkan bantuan bagi warga yangĀ terdampak bencana banjir di Soppeng dan sekitarnya.

(Antara)

baca juga ...  Halaman SMPN 5 Dusel Direndam Banjir Dengan Ketinggian Mencapai Paha Orang Dewasa
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!