Seorang TNI Ungkap Cara Budidaya Bonsai Beringin Dolar, Simak Ini!

PALANGKA RAYA – Maraknya pecinta bonsai di tanah air, menimbulkan ide-ide bagus bagi pengrajin tanaman hias untuk mengembangkan bakat. Pembudidaya tanaman bonsai di Kalimantan Tengah (Kalteng) juga tak kalah kreatif.

Seperti yang dilakukan oleh salah satu anggota Kodim/1016 Palangka Raya Serda Deni Agus Mangi yang sedang berkecimpung membudidayakan tanaman Bonsai jenis Beringin Dolar untuk menghias di halaman Kantor Makodim 1016 Palangka Raya.

Serda Deni Agus Mangi menjelaskan, hal utama sebelum memulai budidaya Bonsai Dolar adalah dengan pemilihan bibit batang pohon lunuk dan daun dolar yang kemudian daun dolar tersebut di stek di batang pohon lunuk, lalu ditempatkan di pot dan diisi dengan tanah subur.

“Hal yang harus diperhatikan adalah pemupukan, pemberian pupuk dasar dalam proses penanaman Bonsai Dolar bukan hanya untuk memacu perkembangannya saja, tetapi untuk menjaga kesehatan dari bonsai itu sendiri. Kandungan nitrogen dibutuhkan untuk memberikan kesejukan bagi akar dan keseimbangan oksigen dalam media tanam tersebut,” ungkapnya, Selasa 4 Januari 2022.

Proses perkembangan tanaman hias tersebut bisa mencapai sekitar 1 sampai 2 bulan tergantung bagaimana kondisi stek yang dilakukan sebelumnya. Setelah itu tinggal melakukan proses perawatannya, dari proses pemangkasan agar bonsai terlihat cantik dan daunnya berkembang dan penyiraman yang teratur.

Kata Serda Deni, tidak ada salahnya mengisi waktu dengan budidaya tanaman hias bernama latin Ficus Sp yang terbilang mahal ini. Apalagi dimasa pandemi seperti ini. Selain menguntungkan bisa untuk hiasan di rumah sendiri agar terlihat berkelas.

Perlu diketahui, Beringin Dolar adalah tanaman yang sangat populer dan bisa dikatakan sebagai tanaman mahal kelas premium untuk taman. Beringin Dolar juga banyak digunakan untuk bonsai. Namun sekarang ini banyak digunakan untuk taman karena memang saat ini tanaman ini adalah primadona taman karena keindahannya. (Hardi/beritasampit.co.id).

baca juga ...  Belum Ada Penambahan Pelayaran di Pelabuhan Bahaur Kalteng
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!