BIMA – Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi bukan hanya untuk mendapatkan Sisa Hasil Usaha (SHU), tapi terbuka peluang untuk mengetahui sejauh mana sehat atau tidak sebuah lembaga koperasi dan kinerja pengurus untuk mampu menjadi pengayom bagi seluruh anggota yang ada.
Forum RAT juga penting untuk menilai sejauh mana tingkat pengawasan oleh dewan pengawas dan keseluruhan tata kelola koperasi. Demikian Ungkap Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, saat memberikan sambutan pada pembukaan RAT Koperasi Wanita Dewi Sartika Tahun Buku 2021 pada senin 24 Januari 2022 di Aula SMKN 3 Kota Bima, Selasa 25 Januari 2022
“Kopwan Dewi Sartika harus menjadi warisan berharga dan kebanggaan bagi anggotanya. Oleh karena itu anggota tidak harus langsung melunasi pinjaman, tetapi melakukan cicilan dengan niat baik yang didasari keiklasan untuk membayar angsuran pinjaman,” kata Bupati IDP.
IDP menambahkan, Setiap RAT selalu penting untuk mengingatkan bahwa koperasi ini dibangun dari kebersamaan dan perjuangan segenap pengurus Dharma Wanita terdahulu, masih berjalan sampai hari ini karena kebersamaan seluruh anggota yang ada beserta pengurus. Oleh karena itu, ketepatan waktu dan ketaatan membayar pinjaman sangat menentukan sehat tidaknya koperasi untuk hari ini dan ke depan.
“Hari ini akan dilaksanakan pemilihan kepengurusan, para anggota dan pengurus agar menikmati pesta demokrasi dengan sebaik – baiknya, perlu memilih pengurus yang dianggap mampu bekerjasama membawa koperasi ke arah yang lebih baik,” pesan Bupati didampingi Asisten I Setda H. Puratman, Asisten III Setda H.Arifudin HMY, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bima Drs.Dahlan, Ketua Dekopinda, Ketua Kopwan Dewi Sartika Hj. Maesyarah dan para dewan pengawas.
Sementara itu, Ketua koperasi Wanita “Dewi Sartika ” Hj. Siti Maesyarah SE, dalam laporannya pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) koperasi tersebut memaparkan berdasarkan data yang ada, sebanyak 1.161 anggota.
Dari 1.161 anggota, terdapat 500 anggota yang aktif, karena itu kehadiran dan partisipasi anggota dalam menopang kegiatan koperasi sangat diperlukan karena kinerja koperasi ditentukan oleh kehadiran para anggota.
Ia juga meminta bantuan kepada Bupati Bima selaku pembina, dapat mendorong penyelesaian kredit macet yang dihadapi anggota, antara lain terkait status hukumnya.
“Alhamdulillah perkembangan permodalan Kopwan Dewi Sartika pada tahun ini mengalami kenaikan sebesar Rp 137 juta dari simpanan dan penambahan modal koperasi. Meski demikian tantangan koperasi yang dipimpinnya adalah masih adanya tunggakan kredit macet,“ kata Hj. Maesyarah,
Ditambahkan, bahwa kinerja keuangan Kopwan Dewi Sartika juga mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat dari Sisa Hasil Usaha (SHU) yang mengalami kenaikan 6 persen dari Rp673,5 juta pada tahun 2020 menjadi Rp.727,2 juta pada tahun 2021.
“Demikian halnya aset perusahaan senilai Rp9,5 Milyar pada tahun 2021 menjadi Rp9,6 milyar pada tahun 2022”. Terang Mantan Kadis Koperasi dan UMKM Kabupaten Bima ini.
Pada kesempatan tersebut, Bupati menyerahkan beasiswa kepada enam orang pelajar SMA dan enam orang pelajar SMP.
(Nain/beritasampit.co.id)











