Pasien COVID-19 Di Kota Palangka Raya Tersisa Tiga Persen

PALANGKA RAYA – Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengatakan pasien COVID-19 di Ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah hingga saat ini tersisa 3,3 persen dari total jumlah warga terkonfirmasi positif 17.720 orang.

“Dari 17.720 pasien COVID-19, sebanyak 17.136 orang yang berhasil dinyatakan sembuh. Artinya tingkat kesembuhan warga kita dari virus corona mencapai 96,70 persen,” kata Fairid, Minggu 24 April 2022.

Meski tingkat kesembuhan pasien corona tinggi, masyarakat setempat tetap diminta selalu waspada terhadap penyebaran COVID-19. Selain itu juga harus selalu menaati aturan yang ada dengan melaksanakan protokol kesehatan secara ketat.

Kepala daerah termuda di wilayah Kalteng itu mengatakan, didasarkan data Satgas Penanganan COVID-19 Kota Palangka Raya, sampai Sabtu, dari seluruh kasus positif, masih ada 46 warga atau 0,26 persen masyarakat yang menjalani perawatan. Satgas setempat juga mencatat sebanyak 538 pasien corona meninggal dunia.

Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran COVID-19, Pemerintah Kota Palangka Raya, melalui tim gugus tugas terus melakukan berbagai upaya mulai dari sosialisasi, deteksi dini, pengamanan hingga penanganan kasus.

Terlebih lagi, lanjut dia, beberapa kasus merupakan penularan baru dan lainnya merupakan kontak erat atau terpapar dari anggota keluarga terdekat.

“Belum lagi saat ini kita telah masuk Bulan Ramadhan dan dilanjutkan Idul Fitri. Mari kita pastikan di bulan yang kita nantikan setiap tahun ini dilaksanakan dengan aman, nyaman dan dengan kondisi kesehatan terjaga,” katanya.

Pemerintah bersama berbagai pihak terkait pun menggencarkan vaksinasi sebagai upaya meningkatkan daya tahan tubuh menghadapi paparan virus tersebut.

Pihaknya pun akan menegakkan peraturan penerapan protokol kesehatan secara tegas. Setiap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran akan dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

baca juga ...  Belasan Desa di Gunung Mas Akan Nikmati Listrik PLN pada Pertengahan Desember

Di sisi lain, Fairid meminta jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah setempat tetap produktif selama Ramadhan 1443 Hijriah.

Dia mengatakan, Ramadhan justru harus dijadikan ASN semakin semangat dalam bekerja dan melayani. Karena, menurut dia, momen tahunan yang dinantikan umat Islam ini banyak mengandung kebaikan sehingga harus bisa dimaksimalkan.

ANTARA

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!