HULU SUNGAI SELATAN – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat menyiapkan program beasiswa atau bantuan pendidikan bagi santri untuk menuntut ilmu ke luar negeri.
Bantuan beasiswa pendidikan ini diperuntukkan bagi mereka yang akan menempuh pendidikan S1 di Universitas Al-Azhar Mesir dan Universitas Al-Ahqaf Yaman.
“Program beasiswa ini merupakan program lima tahun, yang telah dimulai sejak 2018 dan tetap berkelanjutan sampai 2023 mendatang,” kata Kepala Bagian Kesra Setda Hulu Sungai Selatan Fajar Abdi dilaporkan di Hulu Sungai Selatan, Kamis 9 Juni 2022.
Dia menjelaskan pemberian bantuan beasiswa pendidikan juga bertujuan mewujudkan visi dan misi pemkab setempat mewujudkan masyarakat yang agamais, sejahtera dunia, dan akhirat.
Ia menjelaskan kesejahteraan akhirat inilah yang terus diupayakan pemerintah daerah sehingga terwujud dalam program beasiswa.
“Maka dengan fondasi sejahtera dunia dan akhirat akan lebih mantap,” katanya.
Sosialisasi ini menyampaikan informasi yang seluas-luasnya kepada seluruh pimpinan pondok pesantren (ponpes) se-Kabupaten HSS tentang program beasiswa dari Pemkab HSS.
“Tahun ini pemkab bekerja sama dengan MUI dan Baznas, sosialisasi diikuti oleh seluruh perwakilan santri dan santriwati dari pesantren yang ada di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, yang dinilai mampu secara intelektual dan berpotensi untuk menerima beasiswa,” katanya.
Menurut dia, beasiswa berasal dari dana hibah yang dipercayakan oleh daerah kepada MUI, untuk melaksanakan kegiatan bantuan pendidikan beasiswa.
“Di tahun inidirencanakan semua yang akan diberikan beasiswa itu secara penuh, jadi tahun kemarin ada biaya pendidikan yang nilainya mungkin kecil, namun tahun ini akan diberikan penuh sehingga nantinya bisa maksimal,” katanya.
Ketua MUI Kabupaten HSS TGH Jamhari Muhdin mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah karena pada tahun ini MUI masih diberikan kepercayaan untuk mengelola dana beasiswa.
“Tahun ini MUI tidak lagi memberikan bantuan dana pendidikan, jadi hanya beasiswa karena memang sesuai peraturan,” katanya.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Baznas Hulu Sungai Selatan atas kolaborasi dalam memberikan bantuan pendidikan bagi mahasiswa atau penerima beasiswa luar negeri.
MUI mengelola bantuan beasiswa sedangkan biaya pendidikannya diberikan oleh Baznas. Pihaknya berharap para santri dapat melanjutkan pendidikannya yang lebih tinggi.
“Dan nanti kembali ke daerahnya masing-masing guna menyebarkan ilmu yang telah diperoleh, dalam rangka untuk meningkatkan syiar Islam, khususnya di Kabupaten Hulu Sungai Selatan,” katanya.
ANTARA











