Perubahan SIAK Terpusat Sebabkan Pembuatan KIA di Barsel Belum Lampaui Target

IST/ BERITA SAMPIT : Plt. Kadisdukcapil kabupaten Barsel, Sabirin

BUNTOK – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) menyebutkan, adanya perubahan inovasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) terdistribusi menjadi SIAK terpusat yang berlaku hingga tanggal 15 Mei 2022.

“Perubahan itu menyebabkan untuk pembuatan Dokumen Administrasi Kependudukan (Adminduk) Kartu Indentitas Anak (KIA) di daerah ini belum melampaui target nasional,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kadisdukcapil Kabupaten Barsel Sabirin, Jum’at 11 Juni 2022.

Dikatakan, untuk KIA di Kabupaten Barsel hingga bulan April 2022 baru mencapai pada angka 33,25 persen, sedangkan data di bulan Mei 2022 lalu kita masih belum bisa melaporkan sebab server masih dalam gangguan yang terjadi di seluruh Indonesia.

BACA JUGA:   LKK NU Barsel Gelar Rapat Konsolidasi

“Kalau untuk target Nasional yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat hanya 40 persen saja, namun dikarenakan adanya perubahan inovasi SIAK terdistribusi menjadi SIAK terpusat yang berlaku 15 Mei 2022 lalu otomatis Kabupaten Barsel belum bisa melampaui target tersebut,” katanya.

Menurut Sabirin, sebenarnya Disdukcapil Kabupaten Barsel telah berupaya untuk mencapai target Nasional tersebut akan tetapi hingga saat ini yang sudah terealisasi hanya 33,25 persen saja.

Oleh karena itu diharapkan, kepada masyarakat di daerah ini supaya segera membuatkan KIA bagi anak-anaknya, sebab indentitas anak saat ini sangatlah penting karena dari usia 0 hingga 17 tahun diwajibkan memiliki KIA tersebut.

BACA JUGA:   UPTD Puskesmas Baru Gelar Kegiatan Lokakarya Mini Lintas Sektor Triwulan II 2022

“Perlu diketahui, untuk membuat KIA dari usia dibawah 5 tahun, tidak perlu memakai foto sedangkan bagi anak yang berusia 5 tahun keatas diwajibkan memakai foto,” jelasnya.

Lebih lanjut ditambahkannya, untuk bisa melampui target Nasional tersebut Disdukcapil Kabupaten Barsel tetap berupaya melakukan inovasi-inovasi terhadap pelayanan penerbitan KIA teramasuk pelayanan kependudukan lainnya yang sesuai dengan visi membahagiakan masyarakat.

“Seperti melakukan jemput bola ke pelosok-pelosok desa, yang sudah disosialisasikan oleh tim dilapangan tentang KIA teramasuk manfaatnya,” tukas Sabirin. (Ded/beritasampit.co.id)