10 Hari ke Depan Intensitas Hujan Diperkiran Tinggi

IST/BERITA SAMPIT - Hasil Prediksi BMKG terkait cuaca bulan Juni 2022.

KASONGAN – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan intensitas hujan di sejumlah wilayah Indonesia dalam kurun waktu 10 hari ke depan cukup tinggi. Salah satu wilayah yang terdampak adalah Kabupaten Katingan.

“Prediksi BMKG, kalteng termasuk wilayah yg diprediksi mendapat curah hujan yang tinggi sampai 10 hari kedepan, kondisi ini tentu juga akan mempengaruhi wilayah kabupaten Katingan,” ungkap Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Katingan Roby dengan beritasampit.co.id. Minggu, 12 Juni 2022.

Terpantau tadi pagi sempat terjadi hujan dengan curah sedang terjadi di Kota Kasongan, hingga sekarang cuaca mendung masih menyelimuti Kota Hijau tersebut. Dari perkiran cuaca kondisi ini masih bisa berlangsung hingga sore nanti.

BACA JUGA:   Akhirnya Nol Kasus Covid-19 di Katingan

Meski potensi hujan menyelimuti Kabupaten Katingan, Kepala BPBD Roby mengatakan potensi banjir seperti tahun sebelumnya hingga sekarang masih terpantau aman. Maksudnya, kondisi sungai di Katingan (sungai katingan, sungai samba, sungai sanamang dan banyak anak sungai lainnya) masih terbilang surut.

Dia berharap dengan kondisi itu masih mampu menjadi penampung akhir curahan hujan yang jatuh di wilayah Katingan, kendati demikian masyarakat diminta berperan aktif memantau perkiraan cuara di daerah tempat tinggal atau yang akan dikunjungi.

BACA JUGA:   Siswa Latja Harus Belajar Secara Serius

Roby mengatakan, sulit bagi BPBD untuk memberikan informasi satu per satu kepada warga. Sehingga, dia mengungkapkan, informasi terkini terkait cuaca akan lebih mudah didapatkan jika mereka aktif mencari informasi yang dibutuhkan.

Kewaspadaan, dia mengatakan, perlu di tingkatkan terlebih bagi warga yang tinggal di bantaran sungai. Dia melanjutkan, mereka berpotensi terkena luapan air yang meningkat akibat hujan di hulu sungai.

“Semoga tidak berakibat banjir diperkampungan penduduk dan lahan pertanian warga,”harapnya.

(Kawit/Beritasampit.co.id)