Dinas Pertanian Palangka Raya Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kurban

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Palangka Raya Sumardi. (ANTARA/Rendhik Andika)

PALANGKA RAYA – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah mulai memeriksa kesehatan hewan kurban milik peternak di kota setempat.

“Hari ini, secara seremoni pemeriksaan telah dilakukan di salah satu lokasi milik peternak yang menjual hewan kurban,” kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Palangka Raya Sumardi di Palangka Raya, Senin 4 Juli 2022.

Dia menerangkan pemeriksaan tersebut difokuskan di salah satu lokasi peternak di kota setempat dan menyasar pada sapi yang sebelumnya terindikasi terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK).

“Hasilnya 98 persen sapi atau 65 terindikasi PMK sudah dinyatakan sehat dan dapat dijadikan hewan kurban. Kami juga telah memasang tanda sehat. Sementara dua persen sapi di kandang itu telah disembelih,” katanya.

BACA JUGA:   Alami Trauma, Keluarga Polisi EW yang Diduga Bunuh Diri Memohon Agar Tak Disebutkan Nama

Selanjutnya, pemeriksaan kesehatan hewan kurban yang dijual para peternak lain akan dilakukan mulai Rabu (6/7) dan dilakukan menyeluruh kepada hewan-hewan kurban yang dijual pedagang dan peternak di kota setempat.

“Berbeda dari tahun sebelumnya, pemeriksaan semasa PMK ini kita lakukan mendekati hari kurban. Ini untuk meminimalkan potensi inkubasi dan memaksimalkan deteksi guna memastikan hewan sehat saat disembelih,” katanya.

Sumardi menerangkan ada dua tim yang melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban. Tim tersebut akan menyasar seluruh hewan kurban baik di wilayah perkotaan maupun di luar kota.

Di sisi lain, pihaknya memastikan ketersediaan sapi dan kambing di daerah setempat cukup untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban 2022.

BACA JUGA:   Ini Pesan Rektor UPR Kepada 13 Bakal Calon Rektor

“Ketersediaan sapi dan kambing untuk kurban tahun ini cukup. Kami mencatat ada 1.350 sapi dan kerbau serta 400-500 kambing yang dikhususkan untuk kurban,” katanya.

Dia menerangkan, sapi dan kambing kurban yang tengah dipelihara masyarakat di “Kota Cantik” itu tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan korban di Palangka Raya.

Sebagian sapi dan kurban yang ada di Palangka Raya juga untuk memenuhi kurban di daerah tetangga seperti Gunung Mas dan Katingan serta untuk memenuhi permintaan kurban beberapa perusahaan.

“Sedangkan, kebutuhan kurban khusus untuk wilayah Kota Palangka Raya berkisar 700 sapi dan 225 kambing,” kata Sumardi.

ANTARA