Ketua Panitia Kejurnas Panahan Senior 2022 Sebut Seluruh Kontingen Dilayani Secara Maksimal Selama Kegiatan

PENYERAHAN : IM/BERITASAMPIT - Head coach Kejurnaspanahan asal Nusa Tenggara Barat (kanan) saat menyerahkan medali kepada para atlet panahan.

PALANGKA RAYA – Ketua panitia Kejuaraan Nasional Panahan (Kejurnaspanahan) senior 2022 Ade Supriyadi mengungkapkan bahwa selama kegiatan semua kontingen dari 23 provinsi se-Indonesia yang hadir diberikan pelayanan yang maksimal.

“Seluruh kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar, semua kotingen dari 23 provinsi se-Indonesia selama kegiatan khususnya di bidang transportasi kita maksimal pelayanan. Kita layani mulai dari kedatangan sampai kepulangan antar jemput,” ujarnya, Rabu 6 Juli 2022.

Ade mengungkapkan pelayanan seperti itu jarang terjadi, karena tidak setiap Kejurnas semua dilayani. Karena sebagai tuan rumah, Ade menyebutkan wajar saja memberikan pelayanan yang maksimal agar adanya kepuasan dan kepercayaan dari para kontingen.

BACA JUGA:   Petani Sawit di Sukamara Keluhkan Anjlok Harga TBS

“Karena kita sebagai tuan rumah yang baik, kita maksimal di dalam pelayanan. Dari awal datang dijemput dan saat mereka akan pulang diantarkan juga ke bandara,” bebernya.

Ia juga menyampaikan selama kegiatan tidak ada kendala yang bisa menganggu, namun dengan adanya persiapan yang begitu singkat tetapi hal itu bisa mereka hendel semua. Dari segi penyelenggaraan Kejurnaspanahan untuk selanjutnya, Ade berharap mestinya penetapan sebagai tuan rumah itu paling tidak setahun sebelumnya. Jangan di tahun setelah berjalannya pembahasan anggaran.

“Kalau di tahun berjalan maka dalam hal penganggaran itu akan menjadi problem, karena namanya penganggaran tuh pasti tahun sebelumnya kan kita penetapan di bulan Januari anggaran sudah selesai dibahas di tahun sebelumnya,” sebutnya.

BACA JUGA:   Ternyata Proyek Kantor Dinas Sosial yang Dibidik Kejari Kotim

Ketika disingung mengenai tuan rumah Kejurnaspanahan, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Ia menimpal bahwa para atlet yang terlibat sudah melakukan upaya maksimal, mulai dari persiapan semua sudah maksimal.

“Itulah kenyataannya, memang kita harus belajar banyak dari kegiatan Kejurnas ini. Ini pembelajaran bagi atlet KalTeng untuk menyiapkan diri di event-event yang akan datang,” timpalnya.

(im/beritasampit.co.id)